Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Berita Foto

Foto JEC-Orbita Makassar Luncurkan Layanan ReLEx SMILE dan Lanjutkan Pembangunan RS Mata

JEC Eye Hospitals & Clinics melalui Klinik Utama Mata JEC-Orbita Makassar meluncurkan layanan terbaru ReLEx SMILE dan topping-off pembangunan RS Mata

Editor: Muh. Abdiwan
Foto JEC-Orbita Makassar Luncurkan Layanan ReLEx SMILE dan Lanjutkan Pembangunan RS Mata - ReLEx-SMILE-JEC-Orbita.jpg
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Peluncuran ReLEx SMILE di Klinik Utama Mata JEC-Orbita Makassar Jl Pettarani, Minggu (5/3/2023). Klinik Utama Mata JEC-Orbita Makassar menjadi institusi kesehatan mata pertama di Makassar yang memiliki teknologi bedah laser tercanggih ini.
Foto JEC-Orbita Makassar Luncurkan Layanan ReLEx SMILE dan Lanjutkan Pembangunan RS Mata - ReLEx-SMILE-di-Klinik-Utama-Mata-JEC-Orbita-Makassar.jpg
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Peluncuran ReLEx SMILE di Klinik Utama Mata JEC-Orbita Makassar Jl Pettarani, Minggu (5/3/2023). Klinik Utama Mata JEC-Orbita Makassar menjadi institusi kesehatan mata pertama di Makassar yang memiliki teknologi bedah laser tercanggih ini.
Foto JEC-Orbita Makassar Luncurkan Layanan ReLEx SMILE dan Lanjutkan Pembangunan RS Mata - pemotongan-tumpeng-topping-off-penyelesaian-Rumah-Sakit-Mata-JEC-Orbita-Makassar.jpg
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
(ki-ka) Co-founder & Komisaris Utama PT NSD/JEC Group, Dr. Darwan M Purba, SpM(K), Direktur Umum PT Orbita, Dr. Hamzah, SpM(K), Direktur Utama PT Orbita, Dr. dr. Habibah S. Muhiddin, Sp.M(K), Direktur Utama PT JECMI, DR. Dr. Iwan Soebijantoro, SpM (K) dan Budi Djatmiko, BBA, selaku Direktur Keuangan PT NSD/JEC Group pada sesi pemotongan tumpeng topping-off penyelesaian Rumah Sakit Mata JEC-Orbita Makassar, di Makassar (5/3). Pembangunan infrastruktur gedung sepuluh lantai dan satu semi-basement (dengan keseluruhan luas bangunan 8.600m2) ini direncanakan tuntas dan mulai beroperasi pada akhir Desember 2023.
Foto JEC-Orbita Makassar Luncurkan Layanan ReLEx SMILE dan Lanjutkan Pembangunan RS Mata - Topping-Off-Rumah-Sakit-Mata-JEC-Orbita-Makassar.jpg
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Co-founder & Komisaris Utama PT NSD/JEC Group Dr. Darwan M. Purba, SpM(K) (tengah), Direktur Utama PT Orbita Dr. dr. Habibah S. Muhiddin, Sp.M(K), Direktur Utama PT JECMI, DR. Dr. Iwan Soebijantoro, SpM (K), dan jajaran direksi JEC-Orbita saat seremoni topping-off penyelesaian Rumah Sakit Mata JEC-Orbita @ Makassar, di Makassar (5/3). Pembangunan infrastruktur gedung sepuluh lantai dan satu semi-basement (dengan keseluruhan luas bangunan 8.600m2) ini direncanakan tuntas dan mulai beroperasi pada akhir Desember 2023.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Eye care leader di Indonesia, JEC Eye Hospitals & Clinics, melalui Klinik Utama Mata JEC-Orbita Makassar meluncurkan layanan terbaru: ReLEx SMILE.

Layanan ini merupakan teknologi bedah laser refraktif untuk mengoreksi mata minus (miopia) dan mata silinder (astigmatisme) yang minimal invasi, tanpa pisau, dan tidak memerlukan pembuatan flap pada kornea.

Klinik Utama Mata JEC-Orbita Makassar menjadi institusi kesehatan mata pertama di Makassar  yang memiliki teknologi bedah laser tercanggih ini.

Selain itu, JEC juga mengumumkan kemajuan pembangunan Rumah Sakit Mata JEC-Orbita Makassar yang memasuki tahapan penyelesaian - dengan seremoni topping-off telah berlangsung hari ini.

Pembangunan infrastruktur gedung sepuluh lantai dan satu semi-basement (dengan keseluruhan luas bangunan 8.600m2) ini direncanakan tuntas dan mulai beroperasi pada akhir Desember 2023. Targetnya, pada tahun pertama pembukaan nanti, RS Mata JEC-Orbita akan menerima kunjungan mencapai 50.000 pasien. 

“Hadirnya ReLEx® SMILE menjadi keberlanjutan upaya Klinik Utama Mata JEC-Orbita @ Makassar sebagai bagian dari jaringan JEC Eye Hospitals & Clinics untuk menghadirkan fasilitas penunjang kesehatan mata berteknologi terdepan. Tak berhenti pada pemutakhiran teknologi saja, pembangunan RS Mata JEC-Orbita @ Makassar yang segera memasuki fase akhir, semakin menguatkan tekad kami untuk menjadi sentra kesehatan mata terbesar di Indonesia timur,” jelas Dr. dr. Habibah S. Muhiddin, Sp.M(K) selaku Direktur Utama PT Orbita.

Salah satu langkah untuk menangani mata minus adalah Laser-Assisted In-Situ Keratomileusis (LASIK) - yakni prosedur bedah menggunakan laser yang bertujuan untuk bebas dari kacamata dan lensa kontak.

Waktu tindakan dan pemulihan yang cenderung cepat menjadi keunggulan langkah ini. Meski demikian, kekhawatiran terhadap tindakan LASIK masih kerap muncul di tengah masyarakat; adanya efek samping setelah tindakan seperti mata kering.

“Sebagian besar penderita mata minus, dan kelainan refraksi lainnya, sangat bergantung pada kacamata atau lensa kontak untuk melihat lebih jelas. Namun, ketergantungan pada alat bantu penglihatan tersebut tentunya mengganggu kehidupan mereka sehari-hari. ReLEx® SMILE yang JEC-Orbita Makassar baru luncurkan ini menjadi alternatif masyarakat untuk mengembalikan penglihatan dengan bebas kacamata atau lensa kontak dengan menawarkan  keamanan dan kenyamanan yang optimal,” tukas Dr. Mirella Afiffudin, M.Kes, Sp.M selaku Kepala Klinik Utama Mata JEC-Orbita Makassar.

ReLEx SMILE dengan mesin VISUMAX 500 dari ZEISS merupakan layanan dengan teknologi laser tercanggih yang memiliki tiga keunggulan utama.

Pertama, performa lebih cepat; ReLEx SMILE menggunakan laser femtosecond sehingga waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu tindakan menjadi jauh lebih singkat tercatat bisa diselesaikan hanya dalam waktu 22-23 detik.

Kedua, lebih nyaman; pasien lebih merasa tidak cemas karena durasi pengerjaanya lebih cepat dan rasa sakit yang minimum (painless) setelah tindakan selesai. Ketiga, prosedur flapless; tindakan dilakukan tanpa pembuatan sayatan/flap pada kornea mata menjadikan pasien tidak rentan mengalami trauma mata pascatindakan.

ReLEx SMILE sendiri dapat digunakan untuk menangani kondisi mata minus maupun kombinasi antara minus dan silinder, dengan ukuran -0.5 Diopter sampai dengan -10 Diopter.

“Dibandingkan metode LASIK yang memiliki dua tahapan dalam menangani kelainan refraksi, laser femtosecond pada ReLEx® SMILE bekerja langsung di dalam lapisan stroma kornea untuk membentuk lenticule sesuai dengan ukuran kelainan refraksi. Lalu, sinar laser tersebut membuat sayatan kecil sekitar 2-4 mm untuk jalan mengeluarkan lenticule,” papar Dr. Andi Akhmad Faisal, M.Kes, SpM, selaku Dokter Spesialis Mata JEC-Orbita Makassar.  

“Sementara, prosedur flapless menjadi keunggulan lain ReLEx® SMILE yang sangat direkomendasikan bagi penderita mata minus dan silinder dengan mobilitas tinggi, aktif, dan dinamis. Apalagi mereka yang berkecimpung di bidang contact sports seperti tinju, olahraga selam, taekwondo, dan lainnya,” lanjutnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved