Mahasiswa KKN UIN Tewas Kecelakaan
Dua Mahasiswa KKN Meninggal, UIN Alauddin Urus Proses Pemakaman di Kampung Halaman
Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis menyampaikan duka mendalam dari sivitas kampusnya.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kabar duka menyelimuti sivitas akademika UIN Alauddin Makassar.
Delapan mahasiswa Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar mengalami kecelakaan saat Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Selasa (21/2/2023) sore.
Dua orang diantaranya meninggal dunia akibat kecelakaan ini.
Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis menyampaikan duka mendalam dari sivitas kampusnya.
"Rasa duka sangat dalam dengan berpulangnya dua mahasiswa terbaik kami yang sedang menjalankan kegiatan akademik di Majene. Mereka berpulang akibat kecelakaan tunggal," ujar Prof Hamdan Juhannis, Kamis (23/2/20323).
Prof Hamdan pun memastikan UIN Alauddin bertanggung jawab untuk memastikan jenazah kedua mahasiswanya sampai di kampung halaman.
"Kami sudah memastikan proses pemulangan dan pemakaman di kampung mereka. Semoga keluarga diberikan kesabaran," jelasnya.
Diketahui, delapan mahasiswa ini menggunakan kendaraan roda tiga jenis Viar saat mengalami kecelakaan tunggal di Kecamatan Sendana.
Mereka menumpangi kendaraan roda tiga dan dikabarkan menabrak pohon.
Saat itu, mereka baru saja mengikuti penyambutan pimpinan UIN Alauddin Makassar di gedung serbaguna, Kelurahan Mosso, Kecamatan Sendana.
Dua mahasiswa Isma Nur Afi'ah Syam dan Agung Darmawan meninggal dunia akibat kecelakaan itu.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.