Pemprov Apresiasi Peran Program Pulih Bersama CWS pada Vaksinasi Covid-19 di Sulsel
Pemprov Sulsel mengapresiasi CWS Indonesia, Inanta, dan ADRA Indonesia ikut mengambil peran penanganan pandemi Covid-19 di Makassar, Maros, Bone
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Kepala Dinas Kesehatan Sulsel dr Rosmini Pandin bersama CWS Indonesia menutup program Pulih Bersama Covid-19 di Hotel Daston Kota Makassar Selasa (31/1/2023).
Program Pulih Bersama Covid-19 adalah program kemanusiaan yang didanai oleh Australian Humanitarian Partnership (AHP)-DFAT Australia.
Progam kemanusiaan ini ikut mengambil peran dalam penanganan pandemi.
Pemprov Sulsel mengapresiasi CWS Indonesia dengan mitranya Inanta dan ADRA Indonesia ikut mengambil peran penanganan pandemi Covid-19 di Kota Makassar, Maros dan Bone dalam satu tahun terakhir ini.
Kontribusi Program Pulih Bersama Covid-19 itu antara lain edukasi Covid-19, bantuan Psikososial, fasilitasi akses vaksin bagi kelompok rentan dan inklusi, serta bantuan langsung tunai pemulihan mata pencaharian bagi kelompok rentan yang terdampak Covid-19.
"Kerja sama dan kolaborasi Program Pulih Bersama Covid-19 memberikan dampak signifikan atas penurunan angka Covid-19," kata dr Rosmini.
dr Rosmini memaparkan hingga 29 Januari 2023, pencapaian vaksinasi Covid-19 di Sulsel dosis pertama mencapai 6,429,128 atau 80,83 persen.
Sedangkan vaksinasi Covid-19 dosis kedua mencapai 4,925,247 atau 61,92 persen.
Vaksinasi covid-19 dosis ketiga boster mencapai 1,315,275 atau 21,35 persen dan dosis keempat booster baru mencapai 21,099 atau 2,60 persen.
Hingga kini Dinas Kesehatan Sulsel terus menggalakkan kegiatan vaksinasi dengan gerai vaksin.
"Pelayanan vaksin tetap terbuka yang tentunya untuk percepatan dalam rangka memberikan kekebalan atau imunitas pada masyarakat serta mencapai target vaksin khususnya dosis boster-3 dan dosis boster-4 yang capaiannya masih rendah," kata dr Rosmini.
Dukungan CWS Indonesia dan ADRA dalam peningkatan penggunaan vaksin Covid-19 dan edukasi Covid-19 di Kota Makassar, Kabupaten Maros dan Bone telah dilaksanakan sejak Januari 2022 hingga berakhir di Januari 2023.
"Tentunya memberikan hasil yang memuaskan dan membantu Pemerintah Provinsi Sulsel dalam target capaian pencegahan Covid-19 pada ketiga lokus wilayah program tersebut," dr Hj Rosmini.
Sementara itu Simon Ernst, Counsellor - Development Effectiveness & Sustainability, DFAT - Kedutaan Besar Australia di Jakarta. Simon Ernst menyampaikan praktik program Pulih Bersama di Sulsel.
"Hari ini kita akan mendiskusikan praktik baik dan pembelajaran dari implementasi kegiatan Pulih Bersama BERSAMA di Provinsi Sulawesi Selatan," katanya.
Termasuk pentingnya membahas strategi dalam memastikan keterwakilan semua kelompok masyarakat secara inklusif dalam upaya penanganan COVID-19.
Simon Ernst mengatakan, Konsorsium AHP-CAN DO dan mitra lokalnya, serta Pemerintah Daerah secara berkala telah mengadakan pertemuan dan diskusi sebagai sarana untuk bertukar informasi dan berbagi pengalaman dalam Pulih Bersama Covid-19.
Simon Ernst mengaku mendengar banyak informasi dan cerita luar biasa dari pelaksaan kegiatan Pulih Bersama di lapangan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak pandemi COVID-19.
Khususnya mereka yang merupakan kelompok rentan.
"Akhirnya Terima kasih yang sebesar-besarnya juga, saya sampaikan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten/Kota tempat pelaksanaan kegiatan yang telah mendukung program Pulih Bersama," katanya.
Menurutnya, kerja sama antara Pemerintah Daerah, Pemerintah Australia dan Konsorsium CAN DO beserta mitra lokalnya, merupakan salah satu strategi terbaik dalam pencapaian target penanganan COVID-19, khususnya di Sulawesi Selatan.
Kegiatan penutupan program ini difasilitasi oleh Irma Sopamena Direktur Program CWS Indonesia bersama Harun Tambing Program Manager CWS.
Pada seremoni penutupan program, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel Ardadi turut menyerahkan plakat penghargaan kepada para pihak yang telah bekerjasama mendukung penanganan Covid-19.
Termasuk kepada para pihak yang telah berkolaborasi dalam penanganan Covid-19 diantaranya Pemerintah Kota Makassar, Maros, Kabupaten Bone, CWS, ADRA, Inanta, Komida dan Suara Kita.
Turut hadir dalam acara penutupan Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas
Koperasi UMKM Kabupaten Maros, Bone dan Makassar, Kepala Puskesmas, dan Perwakilan Penerima manfaat kelompok rentan/Inklusi, Komunitas Disabilitas, Tokoh agama dan masyarakat lokus program.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Dinkes-Sulsel-bersama-CWS-Indonesia-berfoto-bersama-dalam-penutupan-Program-Pulih-Bersama.jpg)