Proyek Jembatan Mangkrak

Proyek Jembatan Rp 5,9 Miliar Mangkrak, Warga Tokkonan Enrekang Sulit Jual Hasil Bumi

Warga Desa Tokkonan, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel) kesulitan memasarkan hasil pertaniannya ke pasar.

Penulis: Erlan Saputra | Editor: Sukmawati Ibrahim
TribunEnrekang.com/Erlan Saputra
Kondisi terkini proyek pembangunan infrastruktur jembatan penghubung Desa Tokkonan-Tuara, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, yang dinilai mangkrak, Selasa (24/1/2023). 

TRIBUN-TIMUR.COM, ENREKANG - Warga Desa Tokkonan, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel) kesulitan memasarkan hasil pertaniannya ke pasar. Itu lantaran proyek pembangungan jembatan sebesar Rp 5,9 miliar hingga kini tak kunjung rampung, Selasa (24/1/2023)

Padahal proyek jembatan akses penghubung antara Desa Tokkonan dan Enrekang, ditargetkan selesai pada Desember 2021.

Salah seorang warga Desa Tokkonan, Arsad membeberkan, mereka sangat bergantung pada jembatan tersebut.

Sebab, jembatan itu merupakan akses paling dekat bagi warga menuju pusat ibu kota kabupaten untuk memasarkan hasil pertanian.

Akibatnya mangkraknya, proyek pembangunan jembatan membuat warga kian kesulitan membawa hasil bumi.

"Kami sangat bergantung sama jembatan itu. Sebab jembatan itu merupakan akses paling cepat menuju kota. utamanya bagi masyarakat yang menjual hasil bumi ke pasar," ujar Arsad kepada TribunEnrekang.com.

Menurut Arsad, sebenarnya ada jalan alternatif lain tetapi memakan waktu cukup lama lantaran harus melewati sejumlah desa hingga kecamatan lain.

"Makanya jembatan ini kami sangat butuhkan sebab ini akses paling dekat menuju Kota Enrekang," katanya.

Ia lantas menyebutkan, pembangunan jembatan itu merupakan proyek mandek alias mangkrak.

Hal itu terlihat dari banyaknya besi dan tiang-tiang jembatan yang bertumpukan di pinggir jalan.

Adapun tumbuhan semak belukar banyak menutupi tumpukan besi-besi jembatan. Kondisi bangunan itu sama sekali tidak terawat.

"Setahu saya, dimulai pembangunannya sejak 2021 tapi sampai sekarang tidak selesai. Ini jembatan penghubung Desa Tokkonan dan Tuara," tutup Arsad.

Baca juga: Tak Hanya Molor, Anggaran Pembangunan Wisata Buttu Macca Enrekang Juga Dipangkas

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Enrekang, Andi Sapada tak membantah soal molornya pengerjaan fisik pembangunan jembatan tersebut.

Andi Sapada menyebut, proyek pembangunan jembatan itu anggarannya bersumber dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan besaran Rp 5,9 miliar. 

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved