Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Aksi KAMMW

Kasus Dugaan Korupsi Bappelitbangda Wajo Mandek, Massa Demo di Depan Gedung DPRD

Aksi tersebut dilakukan karena dugaan kasus korupsi perjalanan dinas Bappelitbangda Rp 1,3 miliar mandek di tangan penyidik.

Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/JABAL QUBAIS
Ratusan massa yang tergabung dalam Koalisi Aksi Mahasiswa dan Masyarakat Wajo Bela Rakyat berdemo di depan Kantor DPRD Wajo, Jl Rusa, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Selasa (23/1/2023) siang. Aksi tersebut dilakukan karena dugaan kasus korupsi perjalanan dinas Bappelitbangda Rp 1,3 miliar mandek di tangan penyidik. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Ratusan massa yang tergabung dalam Koalisi Aksi Mahasiswa dan Masyarakat Wajo (KAMMW) Bela Rakyat berdemo di depan Kantor DPRD Wajo, Jl Rusa, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Selasa (23/1/2023) siang.

Aksi tersebut dilakukan karena dugaan kasus korupsi perjalanan dinas Bappelitbangda Rp 1,3 miliar mandek di tangan penyidik.

Mereka berjejer sambil membentang spanduk bertuliskan 'Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Bappelitbangda'.

Orator dalam orasinya menyampaikan ada yang tidak beres dalam penanganan kasus ini.

"Kasus ini wajib diusut, jangan sampai ini menjadi budaya di instansi pemerintah," ujarnya saat orasi, Selasa (24/1/2023).

Ia mengatakan adanya kontak main mata antara pihak terduga dengan penyidik.

"Kasusnya kan sudah lama, masa sampai sekarang belum ada penyelesaian," tambahnya.

Dalam Selebaran pernyataan sikap mereka meminta pihak kapolres Wajo melibatkan BPKP.

"Kami sudah tidak percaya lagi dengan hasil audit inspektorat, kami ingin BPKP turun menyelesaikan kasus ini," tuturnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved