Aksi KAMMW

KAMMW Apresiasi Kinerja Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Bappelitbangda Wajo

Kasat Reskrim Polres Wajo menyampaikan komitmennya menuntaskan kasus dugaan korupsi Bappelitbangda.

Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/JABAL QUBAIS
Kasat Reskrim Polres Wajo AKP Theodorus Echeal Setiawan menemui pendemo, Selasa (24/1/2023). Ia menyampaikan komitmennya menuntaskan kasus dugaan korupsi Bappelitbangda Wajo. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Massa Koalisi Aksi Mahasiwa dan Masyarakat Wajo (KAMMW) Bela Rakyat memadati ruang rapat Gedung DPRD Wajo, Selasa (24/1/2023).

Kurang lebih satu jam massa menunggu kedatangan pihak Polres untuk memberikan penjelasan mengenai tindak lanjut penanganan kasus dugaan korupsi Bappelitbangda.

Akhirnya, Kasat Reskrim Polres Wajo AKP Theodorus Echeal Setiawan datang dan menyampaikan komitmennya menuntaskan kasus dugaan korupsi Bappelitbangda di tengah kerumunan pendemo.

"Kami akan menindaklanjuti kasus ini," ujarnya.

Theo sapaan akrabnya, tampil dengan gagah berani di tengah-tengah massa demonstrasi saat sejumlah massa mendesak untuk menghadirkan Kapolres Wajo AKBP Fatur Rochman.

Anggota KMMW Wajo Herianto Ardi mengatakan sikap jantan yang ditunjukkan kasat Reskrim Wajo untuk tampil dan memberikan komitmennya untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi perjalanan dinas Bappelitbangda patut diacungi jempol.

"Dulu kalau ada demonstrasi besar-besaran di wajo pak kapolres biasanya selalu hadir. Kenapa kapolres sekarang kok malah bersembunyi, ada apa?" ujarnya.

Selain itu, Ardi juga menyayangkan statement kapolres Wajo dibeberapa media yang mengaku belum mengetahui kasus dugaan korupsi perjalanan dinas Bappelitbangda yang tengah berjalan penyelidikannya di Polres Wajo.

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi Bappelitbangda Wajo Mandek, Massa Demo di Depan Gedung DPRD

Baca juga: Hindari Jalur Dua Sengkang, 300 Massa Demo Hari Ini

"Bisa-bisanya seorang kapolres tidak mengetahui apa yang terjadi di dalam kantor yang ia pimpin, kan tidak logis. Tolong pak kapolres jangan coba-coba main mata dengan pelaku korupsi," pintanya.

Ia juga mengingatkan kapolres Wajo untuk tidak bermain-main dengan kasus dugaan korupsi perjalanan dinas serta serius untuk segera menuntaskan kasus tersebut.

"Kalau tidak sanggup mending mundur saja dari kapolres," tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved