Lampu Jalan

Maros Gelap Banyak Lampu Jalan Mati, Kadis PU Janji Segera Lakukan Perbaikan

Pengendara Usman menyebutkan bukan hanya di jalan poros namun lampu jalan juga banyak yang mati di jalan-jalan kecamatan.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL HIDAYAH
Jalan Poros Maros-Pangkep di Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan gelap akibat lampu jalan mati, Senin (23/1/2023) malam. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perhubungan dan Pertanahan (DPUTRPP), Moetazim menyebutkan banyaknya lampu jalan yang mati diakibatkan cuaca buruk yang terjadi beberapa waktu lalu. 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Sejumlah pengendara mengeluhkan minimnya penerangan di jalan Poros Maros-Makassar, Sulawesi Selatan.

Lampu jalan bak pajangan, tak ada yang menyala.

Pengendara Usman menyebutkan bukan hanya di jalan poros namun lampu jalan juga banyak yang mati di jalan-jalan kecamatan.

"Kalau di jalan poros itu yang rusak dari perbatasan Maros-Pangkep, sampai masuk di Turikale baru menyala. Di daerah Bulu-bulu juga banyak yang tidak menyala. Tak sampai di situ, jalan-jalan di kecamatan juga sama kondisinya," ujarnya.

Pengendara lainnya Asri, menyebutkan jika terus berlanjut hal ini, tentunya bisa membahayakan pengendara.

Apalagi kondisi jalan yang ini banyak yang berlubang, sehingga penerangan dinilai sangat krusial.

"Kalau gelap kan kita harus ekstra hati-hati aplagi jalanan sekarang banyak yang berlubang. Bukan cuma itu, angka kriminalitas bisa meningkat kalau begini. Apalagi bagi kita yang kerjanya sampai malam," urainya.

Ia pun berharap pemerintah daerah bisa segera membenahi lampu jalan yang mati tersebut.

"Kondisi ini sudah lama sekali terjadi, kami harap bisa segera diperbaiki," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perhubungan dan Pertanahan (DPUTRPP), Moetazim menyebutkan banyaknya lampu jalan yang mati diakibatkan cuaca buruk yang terjadi beberapa waktu lalu.

Baca juga: Bupati Jeneponto Curhat Daerahnya Minim Lampu Jalan: Saya Keluhkan Itu

Baca juga: Pesan Korban Tenggelam di Sungai Jeneberang ke Suami: Jaga Anakmu Nah!

"Insya Allah secepatnya kami akan benahi kembali jaringan yang bermasalah pasca musim hujan dan angin kencang yang mengakibatkan banyak pohon tumbang sehingga jaringan tersebut bermasalah," katanya, Senin (23/1/2023).

Ia menuturkan kerusakan lampu jalan memang terjadi hampir menyeluruh di 14 kecamatan.

Pihaknya pun mengaku telah melakukan perbaikan secara bertahap.

Ia pun menyebutkan butuh anggaran sekitar Rp 200 juta untuk perbaikan seluruh lampu jalan di Kabupaten Maros.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved