SYL Tutup Rapat Pimpinan BPPSDMP di Makassar: Tahun 2023 Harus Maju
BPPSDMP telah menyelesaikan rapat pimpinan di Four Points by Sheraton, Makassar selama tiga hari, Kamis-Sabtu (12-14/1/2023).
Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) telah menyelesaikan rapat pimpinan di Four Points by Sheraton, Makassar selama tiga hari, Kamis-Sabtu (12-14/1/2023).
Pada acara penutupan, Sabtu malam, hadir langsung Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo.
Mantan Gubernur Sulsel dua periode itu datang bersama Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana, dan Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Totok Imam Santoso.
Kepala Badan PPSDMP Dedi Nursyamsi mengatakan, seluruh unit pelaksana teknis (UPT) Badan PPSDMP dari berbagai daerah di Indonesia hadir pada rapat pimpinan itu.
"Ada 20 UPT ditambah 4 unit kerja hadir semua di sini dari Sabang sampai Merauke," kata Dedi.
Dedi menyebutkan, pada rapat pimpinan itu, Badan PPSDMP juga melakukan konsolidasi program penyuluhan dan pengembangan SDM pertanian untuk tahun 2023.
"Kami melakukan konsolidasi dengan teman-teman daerah terutama dengan para penyuluh, kemudian juga para petani milenial, dan P4S (Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya)," kata Dedi.
Sebelum Syahrul Yasin Limpo memberi sambutan, terlebih dulu MC menampilkan video kinerja Kementerian Pertanian RI.
Kemudian SYL, sapaan akrabnya memulai sambutan dengan menyanyikan lagu kebangsaan berjudul Indonesia Tanah Air Beta. Seluruh peserta juga ikut bernyanyi.
Setelah itu, SYL lanjut memberi semangat kepada Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) yang baru saja menyelesaikan rapat koordinasi dan sinergitas program kegiatan.
"Setelah ini tidak ada yang boleh mundur. Kita harus maju," kata SYL.
"Tidak ada boleh biasa-biasa seperti kemarin. Di 2023 rapim ini ujungnya semua harus maju," SYL mempertegas.
Ia menyampaikan, pentingnya memandirikan bangsa.
Petani, kata dia, jangan lagi bergantung kemana-mana. Menurutnya, semua harus melakukan perubahan menjadi lebih baik.
"Kita mau tunggu siap memperbaiki negeri ini? Jangan tunggu orang lain," katanya.
Selain itu, kemajuan teknologi tak luput dari sambutan politisi Partai Nasdem itu.
Ia mengatakan, pertanian juga harus mengikuti perkembangan zaman menjadi lebih modern.
"Ayo pakai handphone kita mencari referensi. Semua harus buka diri untuk konsultasi ke semua daerah," katanya.
"Ini penting sekali, hanya dengan mengubah mindset, petani kita makin semangat bisa membuat negeri ini tidak terpuruk," tambahnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Syl15120234.jpg)