Polres Sinjai Belum Ungkap Penimbun 2 Ton Solar, Ada Apa?
Menurut Kasat Reskrim Polres Sinjai, AKP Syahruddin bahwa pihaknya belum menetapkan tersangka dari kasus tersebut.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Saldy Irawan
TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI TIMUR-Satreskrim Polres Sinjai, Sulawesi Selatan belum mengungkap penimbun Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di Tana Tekko, Dusun Kampala, Desa Kampala, Kecamatan Sinjai Timur.
Menurut Kasat Reskrim Polres Sinjai AKP Syahruddin bahwa pihaknya belum menetapkan tersangka dari kasus tersebut.
Alasannya belum dapat menetapkan tersangka sebelum ada keterangan dari saksi ahli.
Sementara ini pihaknya sedang meminta saksi ahli dari Migas
" Sekarang kami telah bersurat ke BPN Migas di Jakarta untuk pemeriksaan saksi ahli. Karena dalam penanganan perkara migas harus ada hasil pemeriksaan saksi ahli," katanya, Syahruddin, Selasa (10/1/2023).
Dia jelaskan bahwa dalam proses lidik mereka belum bisa menyebut nama pelaku atau tersangka.
Nanti setelah diperiksa ahli baru digelarkan untuk proses selanjutnya. Upaya paksa dan penetapan tersangka ranahnya proses sidik, jelas Syahruddin.
Pada Selasa (20/12/2022) malam lalu, polisi menemukan adanya aktifitas penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di Tana Tekko, Dusun Kampala, Desa Kampala, Kecamatan Sinjai Timur.
Pasalnya aktivitas penimbunan tersebut tidak diketahui oleh masyarakat luas sekitar.
Salah seorang warga setempat mengungkap bahwa pemilik barang tersebut adalah seorang warga yang tidak diketahui identitasnya.
" Pemilik usaha solar itu tidak diketahui nama aslinya. Yang bersangkutan hanya datang di sini ngontrak gudang dan sapaan panggilannya adalah Mas," kata Milanki warga setempat.
Ia mengungkap, awal masuknya aktivtas penimbunan solar itu sempat Milanki ditawari menjadi pengawas di tempat itu sekitar dua bulan lalu.
Tugas Milanki yakni bertugas mengawasi jika mobil pengangkut solar mengisi drum di gudang penyimpanan solar timbunan.
Namun Milanki menolak, menerima pekerjaan itu. Sebab ia tidak bisa begadang.
" Karena mobil pengangkut solar baru tiba jam 1 dan jam 2 dinihari. Saya tidak bisa begadang," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sambaaa-111.jpg)