PDIP
Menunggu Kejutan Megawati di HUT PDIP
Megawati Soekarnoputri telah mengantongi nama calon presiden (capres) yang akan diusung partainya pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
"Mbak Puan kok nggak deg-degan? Kenapa deg-degan? Urusan calon presiden itu ada di garis tangan, 270 (juta) orang pingin jadi presiden semua yang jadi cuma satu," ucapnya.
Ketua DPR RI itu menyebut PDIP merupakan partai besar. Oleh karena itu, menurut dia, tak mungkin partainya tak memiliki stok kader partai yang tak bisa dicalonkan sebagai capres.
"Kita ini partai besar, sebesar ini, jadi enggak mungkin kita enggak punya kader untuk dicalonkan tenang saja, santai santai," ucap Puan.
Lagi pula, lanjut Puan, urusan pencalonan presiden sudah diatur undang-undang. Hanya partai politik dan gabungan partai yang memenuhi syarat yang bisa mencalonkan presiden.
Sementara, PDIP merupakan satu-satunya partai yang telah mengantongi tiket karena telah memenuhi syarat 20 persen ambang batas pencalonan presiden. Dia pun meminta kader tinggal menunggu keputusan tunggal dari Megawati.
"Segini banyak kader-kader PDIP, artinya PDIP sudah punya calon iya kan. Apalagi, iya wes lillahi taala, garis tangan, tinggal tunggu siapa yang nanti akan disebutkan oleh Ibu Ketua Umum," ucap Puan.
Nama Puan memang termasuk salah satu yang digadang-gadang akan diusung partai berlogo banteng moncong putih itu sebagai capres 2024.
Ia bersaing dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang kerap disebut memiliki elektabilitas tertinggi berdasarkan survei yang dilakukan sejumlah lembaga.
Namun selain Puan dan Ganjar, belakangan nama Megawati juga ikut disuarakan menjadi capres PDIP. Megawati dinilai masih memenuhi syarat bertarung di Pilpres 2024 karena baru satu periode menjadi presiden.
Terkait masuknya nama Megawati ke dalam bursa capres, Ketua DPP PDI Perjuangan Enriko Sotarduga menilai usulan itu sangat masuk akal.
“Ini usulan yang masuk akal, saya nanti harus sampaikan ke Bu Ketum, karena bukan kewenangan kami. Kami hanya boleh sampaikan usulan dan yang menarik ini dari anak muda,” kata Enriko di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, Minggu (8/1/23).
Enriko menambahkan bahwa usulan tersebut akan dikaji terlebih dahulu agar mendapatkan data yang konkret untuk nantinya disampaikan ke Sekjen Hasto Kristiyanto dan juga Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
”Nanti saya akan sampaikan usulan ini. Konstitusi pada kongres dan AD/ART, serahkan semua ke Bu Mega,” tuturnya.
Demokrat Menghormati
Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng mengaku menghormati wacana Megawati menjadi capres 2024.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Ketua-Umum-PDIP-Megawati-Soekarnoputri-sudah-kantongi.jpg)