Sinopsis Film

Sinopsis Film: KKN di Desa Penari, Kisah 6 Mahasiswa Praktik di Desa Angker

KKN di Desa Penari cerita yang viral di twitter mengisahkan 6 orang mahasiswa yang menjalani praktikk Kuliah Kerja Nyata di Sebuah Desa Angker

Editor: AS Kambie
dok.tribun
Teaser poster Film KKN di Desa Penari dan Film Iblis dalam Darah. Keduanya karya sineas Indonesia 

Oleh: Jeri Wongiyanto
Pengamat Film asal Makassar

TRIBUN-TIMUR.COM - Kesuksesan Film KKN di Desa Penari sepertinya masih menjadi euforia bagi produsernya, capaian rekor film nasional terlaris sepanjang masa, bukan tidak mungkin akan terulang pada versi extended yang tayang pekan ini di bioskop.

Versi extended ini memasang judul Luwih Dowo, Luwih Medeni, menampilkan berbagai adegan dan sudut pandang dari tokoh-tokoh yang tak sempat dimasukan dalam film yang lebih dulu dirilis.

Masih dengan Produser MD Pictures Manoj Punjabi dan sutradara Awi Suryadi, film ini akan memberikan banyak kejutan dan jawaban yang belum terungkap pada film yang awal. Luwih Dowo, Luwih Medeni memiliki tambahan durasi sekitar 40 menit lamanya, dari 2 jam 10 menit menjadi 2 jam 50 menit.

Baca juga: Film Iblis dalam Darah Tayang 2023, Terinspirasi Hadis Nabi dan Terpesona Bacaan Alquran Ryaas Randa

Baca juga: KKN di Desa Penari sebagai Otoritas Simbolik

Baca juga: Film KKN di Desa Penari Tembus 6 Juta Penonton, Bioskop di Makassar Masih Ramai

Tambahan 40 menit adegannya dibuat benar benar baru, walaupun kesannya memanfaatkan peluang pasar yang masih besar, sutradara Awi Suryadi tetap menjaga aura horor dan ketegangan tidak asal pasang dalam frame. Awi tetap menyajikan kekuatan mistis dengan adegan adegan mengerikan.

Seperti sudah diketahui, KKN di Desa Penari merupakan cerita yang viral di twitter mengisahkan 6 orang mahasiswa yang menjalani praktikk Kuliah Kerja Nyata di Sebuah Desa Angker

Dalam ceritanya, 6 mahasiswa tersebut adalah Nur, Widya, Bima, Ayu, Anton, dan Wahyu. Nah di versi extended ini, enam karakter akan mendapatkan porsi penceritaan yang lebih besar. Penonton akan menyelami masing-masing karakter yang akan diungkap lebih dalam.

Sutradara Awi Suryadi akan menjawab berbagai rasa penasaran penonton yang belum terjawab dalam cerita originalnya. Nasib karakter lainnya yang menjadi tanda tanya akan diungkap di film ini.

“Ini bukan aji mumpung yang dipanjang-panjangin. Ini fanservice, dimana sudah ada di naskah yang enggak kita masukin, jadi kita syuting lagi,” ungkap Awi Suryadi dalam Press Screening film ini, Rabu (28/12) lalu di Jakarta.

Versi extended ini memasukan sudut pandang baru, ada 30 persen adegan baru dan 70 persen adegan lama yang tak dimasukan ke versi original akan hadir di versi KKN di Desa Penari: Luwih Dowo, Luwih Medeni.

Film yang menyajikan peristiwa mengerikan di desa terpencil ini diperkuat bintang dengan akting memukau, seperti Tissa Biani, Adinda Thomas, Aghnini Haque, Ahmad Megantara, Calvin Jeremy, Aulia Sarah dan Kiki Narendra.

Kepiawaiannya Awi sebagai sutradara tetap terbukti, walau penonton sudah tahu kisahnya dari awal hingga akhir, film ini seperti terasa baru, tetap menyeramkan dan apik!

Selamat menyambut dan bertahun baru di bioskop bersama Badarawuhi...!!*

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved