Cuaca Buruk
Penyeberangan Kapal di Pelabuhan Bajoe Bone Ditunda Akibat Cuaca Buruk
Akibat cuaca buruk, tidak dimungkinkan dilakukan penyeberangan kapal feri rute Pelabuhan Bajoe - Kolaka.
Penulis: Noval Kurniawan | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Aktivitas penyebarangan kapal di Pelabuhan Bajoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditunda, Jumat (6/1/2023).
Itu disebabkan kondisi cuaca buruk sesuai imbauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Sehingga tidak dimungkinkan dilakukan penyeberangan kapal feri rute Pelabuhan Bajoe - Kolaka.
Demikian dikatakan Koordinator Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Bajoe Muhammad Danial ke Tribun-Timur.com, Jumat (6/1/2023).
Selain itu, menurut Danial, ketinggian gelombang air laut saat ini sudah mencapai 2,5 meter.
Di mana untuk kecepatan angin, 20 hingga 30 knot.
"Dengan pertimbangan cuaca buruk dari BMKG, sehingga keberangkatan KMP Permata Nusantara hari ini kami tunda," katanya.
Adapun aktivitas pelayaran di Pelabuhan Bajoe-Kolaka akan dilanjutkan setelah kondisi cuaca kondusif kembali.
"Hingga waktu tidak ditentukan. Kalau kami lihat cuaca sudah bagus, aktivitas penyebarangan akan kami normalkan kembali," jelasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kapal-Ferry-akan-berlabuh-di-Pelabuhan-Bajoe-Kabupaten-Bonety.jpg)