Headline Tribun Timur
Cuaca Ekstrem Sulsel hingga 9 Januari
BMKG Wilayah IV Makassar sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini cuaca di Sulawesi Selatan selama tujuh hari, mulai 3-9 Januari 2023.
"Belum ada laporan masuk ke kami," ujar Arsil Bagenda saat dikonfirmasi Selasa siang
Namun, Arsil Bagenda mengutarakan laporan angin kencang yang dia terima dari Desa Mandatte, Kecamatan Anggeraja dan di Kecamatan Baraka.
Di dua lokasi ini, kata Arsil, angin kencang menghilangkan atap dua unit rumah.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Enrekang, Syamsul Bahri, mengatakan sementara melakukan pencatatan jumlah kerugian yang dialami pemilik rumah.
"Karena kalau ada laporan mengenai bencana, kami harus komunikasi dengan pihak Baznas hingga dinas sosial," ujar Syamsul Bahri.
Sidrap
Di Kabupaten Sidrap, 39 rumah di dua kecamatan, yakni Dua Pitue dan Kulo, rusak diterjang angin kencang.
Kepala Pelaksana BPBD Sidrap, Sudarmin, mengatakan rata-rata kerusakan terjadi pada atap dan dinding rumah.
"Dini hari tadi terjadi angin kencang, tepatnya pukul 01.30 Wita. Di mana angin kencang tersebut merusak 39 rumah di Kecamatan Dua Pitue dan Kulo," katanya saat dikonfirmasi.
Di Kecamatan Dua Pitue, 21 rumah yang rusak dan 1 lapangan bulutangkis.
Rinciannya, 1 di Kelurahan Tanrutedong, 6 di Kelurahan Salomallori, 4 rumah di Desa Tacimpo, 1 di Desa Kalosi, dan 9 rumah di Desa Padangloang.
"Untuk di Kecamatan Kulo ada 18 rumah yang terdampak," jelas Sudarmin.
Rinciannya, di Kelurahan Kulo 8 rumah, Rijang Panua 2 rumah, Abbokongang 4 rumah dan Maddenra 4 rumah.
"Untungnya tidak ada korban dalam peristiwa ini,"ujarnya.
Sudarmin pun mengimbau warga Sidrap agar tetap waspada dan hati-hati.
Gowa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Angin-puting-beliung-memporak-porandakan-belasan-rumah-warga-di-Kecamatan-Pallangga.jpg)