Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Polres Luwu

Resmob Polres Luwu Ringkus 5 Pelaku Pembusuran di Walenrang Luwu, 8 Buron

Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Muhammad Saleh menerangkan, pelaku pembusuran berjumlah 13 orang.

Polres Luwu
Resmob Polres Luwu meringkus 5 pemuda dari 13 pembusuran di Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu.   

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Resmob Polres Luwu meringkus lima pemuda dari 13 pembusuran di Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel). 

Kelimanya ditangkap di Kelurahan Pentojangan, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo.

Penangkapan dipimpin Kanit Tipidter Sat Reskrim Polres Luwu Ipda Muhammad Sultan.

Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Muhammad Saleh menerangkan, pelaku pembusuran berjumlah 13 orang.

Pihaknya masih melakukan pencarian kepada 8 orang pelaku yang

"Pelaku ada 13 orang 5 yang sudah kami amankan satu pelaku di Polsek, 4 di Polres," ujarnya, Senin (2/1/2023).

Penangkapan dilakukan, sambung Saleh, setelah serangkaian penyelidikan di lapangan.

Akhirnya diketahui keberadaan mereka, Erwin merupakan pelaku utama pembusuran berada di Lingkungan Poringan, Kelurahan Pentojangan, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo bersama beberapa pelaku lainnya.

"Satu lagi temannya Angga yang juga merupakan pelaku utama pembusuran diketahui berada di Kompleks Pepabri, Kekurahan Buntu Datu, Kecamatan Bara, Kota Palopo," ujarnya.

Saleh menambahkan, Erwin merupakan pelaku utama pembusuran berada di Lingkungan Poringan, Kelurahan Pentojangan, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo bersama beberapa pelaku lainnya.

Sementara Angga yang juga merupakan pelaku utama pembusuran diketahui berada di Kompleks Pepabri, Kekurahan Buntu Datu, Kecamatan Bara, Kota Palopo.

"Saat diintrogasi, pelaku mengakui Erwin dan Anggalah merupakan eksekutor penembak anak busur ke arah korban. Erwin melontarkan anak busur sebanyak tiga kali," pungkasnya.

"Sedangkan Angga melontarkan anak busur sebanyak satu kali, sementara pelaku lainnya yakni Aris, Amar, Sardin melempari rombongan korban dengan menggunakan batu. Beberapa pelaku masih buron, Guntur, Ayyan, Parul, Sandi, Aril, Ruas dan Nopen," tutup Saleh. (*)

Laporan Jurnalis Tribun Timur, Muh Sauki Maulana 

 

 

 


 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved