Piala Dunia 2022
Kenapa Lionel Messi Jadi Legenda Baru Sepak Bola Dunia?
Tujuh gol timnya, saat mengalahkan Prancis di Losail, Qatar Minggu (18/12/2022) jadi laga konfirmatif kebahagiaan bagi Lionel Messi.
Penulis: Thamzil Thahir | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM - Kebahagiaan dan kebangaan individu datang saat kau ingin dan rela berbagi. Bukan ngotot menuntut.
Itulah karakter Lionel Messi di Piala dunia 2022 Qatar.
Tujuh gol timnya, saat mengalahkan Prancis di Losail, Qatar Minggu (18/12/2022) jadi laga konfirmatif kebahagiaan itu.
Tropi ketiga untuk Argentina itu menyempurnakan ke-LEGENDA-an Messi, Lionel Messi (35 tahun).
Messi berlaga di 1001 pertandingan, 57 tropi club dan region, dan 1 tropi world cup.
Paripurna yang sempurna.
Di Qatar, Messi lebih dewasa. Ia Lebih banyak berbagi.
Empat piala dunia, sebelumnya, ego cetak bola Messi begitu dominan. Ia lupa, ada 10 pemain lain di
belakangnya.
dan.. 4 kali dia pulang ke Buenos Aries, dengan muka menunduk.
Dia memang bukan top score di Piala Dunia 2022, namun Messi mengukuhkan diri sebagai pemain paling legendaris dengan 7 rekor;
1. Pemain terbanyak berlaga di Piala Dunia, 26 kali. Dia mengungguli, gelandang Jerman Lothar Matthaus ( 25 X).
2. Pemain terbanyak raih kemenangan di Piala Dunia, 16 kali dalam 4 piala dunia. Dia memecahkan rekor striker Jerman, Miroslav Klose'.
3. Pemain dengan menit terbanyak di Piala Dunia, 2.312 menit. Mengalahkan Paolo Maldini (2194 menit)
4. Pemain pengumpan terbanyak di Piala Dunia (23x) mengalahkan Pele (Brazil; 14x), seniornya Maradona (21x) dan Schweinsteiger (Jerman; 20), dan Beckham (Inggris, 14x).
5. Peraih Golden Ball terbanyak di Piala Dunia, 2x dan pemain dengan gelar best all-round performer of the World Cup versi FIFA.
6. Pemain dengan ban kapten terbanyak, 19 kali dalam 5 event Piala Dunia. Dia mengungguli, seniornya Diego Maradona (16), dan Rafa Marquez (17).
7. Pemain yang bisa memadukan Golden Boot dan Golden Ball in World Cup. Dia kini sejajar dan diatas Silva (1938), Garrincha (1962), Ronaldo (1998 Golden Ball, 2002 Golden Boot), Paolo Rossi (1982), Salvatore Schillaci (1990), and suhunya dari Argentina, Mario Kempes (1978).
Ambon, 19 Desember 2022
Baca berita terbaru dan menarik lainnya dari Tribun-Timur.com via Google News atau Google Berita
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kapten-Argentina-dan-pemain-depan-Lionel-Messi.jpg)