Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

30 Mustahik Baznas Makassar Dilatih Desain Busana oleh Diana Ibrahim

Desainer Diana Ibrahim melatih puluhan musthahik Baznas Makassar mendesain busana di Teraskita Hotel

Tayang:
Penulis: Nur Rofifah Marzuki | Editor: Waode Nurmin
Dokumentasi
Desainer Diana Ibrahim melatih puluhan musthahik Baznas Makassar mendesain busana di Teraskita Hotel, Jl AP Pettarani, Sabtu-Minggu (17-18 Desember 2022) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sebanyak 30 mustahik atau penerima manfaat binaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar mengikuti workshop Desain Busana selama dua hari, Sabtu-Minggu 17-18 Desember 2022, di Teraskita Hotel, Jl AP Pettarani Makassar.

Workhsop menghadirkan pembicara tunggal, Diana Ibrahim seorang desainer terkemuka.

Kegiatan ini dibuka Wakil Ketua I Baznas Makassar, Ahmad Taslim Matammeng,S.Ag,M.Si.

Menurut Ahmad Taslim, sebagai lembaga Amil terpercaya, BAZNAS tidak henti hentinya membantu para mustahik yang memiliki kemampuan dan keinginan untuk maju dan berkembang.

Karenanya, lembaga pemerintah nonstruktural yang beralamat di Jl Teduh Bersinar Nomor 5, Kecamatan Rappocini ini membuat program yang benar benar mengangkat kemampuan mereka, agar ke depan, kaum mustahik, kelak menjadi muzakki atau pemberi manfaat kepada orang lain.

“Kami di BAZNAS Makassar selalu memiliki niatan, agar para mustahik dapat menjadi muzakki. Jika tercapai, tentunya akan sangat sulit mendapatkan orang miskin di Makassar,” ujar Ketua Yayasan Pondok Pesantren DDI Galesong Baru, sekaligus mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu.

Sementara itu, Wakil Ketua II H Jurlan Em Saho’as dalam laporannya menyebutkan, peserta workshop adalah orang orang pilihan. Sekalipun demikian, mereka telah melalui proses pendaftaran, dan diseleksi secara ketat.

“Sekadar diketahui dari 100 pendaftar hanya dinyatakan lolos 30 peserta. Peserta workshop ini sudah berpengalaman di bidang jahit menjahit. Dengan demikian, mereka tinggal dipoles sedikit, oleh desainer berpengalaman, Diana Ibrahim, sehingga hasil akhir yang diraih betul betul tepat,” ujarnya.

Menurutnya, desainer busana Diana Ibrahim berpengalaman, dan memiliki jam terbang cukup tinggi. Materi yang disampaikan juga mudah dicerna, sehingga diterima dengan baik peserta.

Sutradara Film Air Mata Jendi ini menyebutkan, workshop desain busana ini juga merupakan langkah awal untuk lebih melatih para mustahik atau penerima manfaat menjadi muzakki.

Artinya, dalam arti luas, muzakki juga menyangkut transfer ilmu desain. “Peserta worskhop mendapat materi, sekaligus praktek,” tambahnya.

Sebelum menutup workshop, Ketua BAZNAS Makassar H Ashar Tamanggong berpesan, hendaknya semua ilmu yang bersifat teori dan praktek dapat dikembangkan di tempat usahanya masing-masing dengan tetap semangat berkreasi dan berinovasi sehingga dapat menghasilkan karya yang bernilai tinggi dan punya daya saing sama dengan desainer yang sudah punya nama.

Ashar Tamanggong juga mengingatkan, bahwa dalam berusaha harus tetap memegang teguh prinsip kejujuran, pelayanan prima, dan mampu menjalin kerjasama dengan sesama alumni workshop, baik dalam produksi desain maupun menjalin kemitraan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved