Menhub Budi Karya: Ini Hari Bersejarah, Cita-cita Kereta Api Sulsel Terwujud

Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan kembali melakukan tahap uji coba atau soft launching pengoperasian terbatas kereta Andalan Celebes

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ari Maryadi
Tribun Timur Nurul Hidayah
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menghadiri uji coba atau soft launching pengoperasian terbatas kereta Andalan Celebes, Jumat (2/12/2022). Budi mengatakan, kereta Api Sulsel itu sebagai bukti pembangunan Indonesia sentris yang tidak terpusat di Jawa. 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Warga Sulawesi Selatan akhirnya memiliki kereta api sebagai alat transporasi massal antardaerah.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, kereta Api Sulsel itu sebagai bukti komitmen bahwa pembangunan Indonesia sentris yang tidak terpusat di Jawa.

Budi Karya Sumadi menghadiri uji coba atau soft launching pengoperasian terbatas kereta Andalan Celebes, Jumat (2/12/2022).

Budi didampingi Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan kembali melakukan tahap uji coba atau soft launching pengoperasian terbatas Kereta Andalan Celebes, Jumat (2/12/2022).

Ada pula anggota Komisi V DPR RI Muhammad Aras, Bupati Maros Chaidir Syam, Bupati Pangkajene Kepulauan Muhammad Yusran Lalogau.

Wakapolda Sulsel Brigjen Chuzaini Patoppoi, Plt Dirjen Perkeretaapian Risal Wasal, Kepala Balai Teknik Kereta Api Sulawesi Selatan Amanna Gappa, serta para pengamat transportasi dan Forkopimda.

Uji coba kali ini dilakukan mulai dari Depo Kereta Api Maros menuju Stasiun Pangkajene.

Rute yang ditempuh juga melintasi stasiun Rammang-rammang, Maros.

Sepanjang perjalanan, penumpang akan disuguhi pemandangan alam gugusan Karst Geopark Maros-Pangkep.

Ada beberapa wisata yang dapat dijangkau ketika menumpangi kereta Api ini, seperti Pantai Tak Berombak, Wisata Alam Manggambang dan air terjun yang berada tak jauh dari stasiun Maros.

Kemudian Kampoeng Karst Rammang-rammang, Taman Arkeologi Leang-leang dan Danau Toakala yang berada di sekitar Stasiun Rammang-rammang.

Ada pula Tonasa Park, Danau Hijau Balocci dan Taman Purbakala Sumpang Bita di sekitar Stasiun Pangkajene.

"Hari ini adalah hari yang bersejarah karena cita-cita kita mempunyai kereta api di Sulawesi dapat terwujud, sesuai dengan paradigma pembangunan Indonesia sentris yang tidak terpusat di Jawa," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Dia mengatakan akan dilakukan Grand Launching pengoperasian Kereta Api, Mei 2023 mendatang.

"Diharapkan saat Grand Launching akan dihadiri oleh Bapak Presiden Joko Widodo," katanya.
 
Dalam tinjauannya hari ini, Budi menjajal jalur tersebut menggunakan kereta wisata dari Stasiun Maros ke Stasiun Pangkajene dan Stasiun Rammang Rammang.
 
Upaya soft launching ini kata dia, dilakukan untuk mengenalkan kereta api ini kepada masyarakat Sulawesi Selatan dan sekitarnya.

 "Kita lakukan bertahap dan tiketnya digratiskan sampai Desember 2022. Hal ini dilakukan agar masyarakat semakin percaya untuk menggunakan KA Trans Sulawesi dan dapat mengunjungi sejumlah objek wisata yang berada di sekitar stasiun yang dilewati. Seperti objek wisata Rammang Rammang," jelasnya.

Sebelumnya, pada bulan Oktober 2022, telah dioperasikan secara terbatas jalur kereta api dari Stasiun Garongkong hingga Stasiun Mangilu sepanjang 66 Km yang melewati 7 (tujuh) stasiun. 

Jalur ini dilayani kereta wisata dan sudah bisa digunakan masyarakat secara terbatas.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved