Pilpres 2024

Relawan: Panik, Izin Lokasi Kunjungan Capres Anies Baswedan Dicabut di Riau

Kegiatan silaturahmi calon presiden dari Partai Nasdem, Anies Rasyid Baswedan dengan masyarakat kembali dicabut.

Penulis: Darullah | Editor: Muh Hasim Arfah
dok Relawan Anies
Puluhan Pengusaha menyambangi Capres Partai Nasdem Anies Rasyid Baswedan di Pendopo Anies Baswedan, jalan Lebak Bulus Dalam II, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNTIMUR.COM, MAKASSAR - Beredar kabar izin lokasi kegiatan silaturahmi calon presiden RI dari Partai Nasdem, Anies Baswedan dengan masyarakat kembali dicabut.

Kali ini, Anies Baswedan akan melakukan silaturahmi di Riau.

Bukan hanya kali ini, sebelumnya juga pernah terjadi hal serupa izin lokasi kegiatan di Banda Aceh juga dicabut.

Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) membatalkan izin pemakaian tempat di Taman Ratu (Sultanah) Safiatuddin, Banda Aceh.

Lokasi tersebut rencananya akan digunakan untuk kegiatan Jalan Sehat bersama Anies dan Panggung Silaturahmi Anies.

Tak berselang lama, hal serupa kembali terjadi di Riau. 

Baca juga: Hasil Survei Indikator Politik: Pemilih Nasdem di Indonesia Timur Tolak Anies Presiden 2024

Menurut informasinya pencabutan izin lokasi di Riau karena pemerintah daerah setempat juga menggelar acara di waktu dan tempat yang sama.

Ketua Umum Konfederasi Nasional Relawan Anies (KoReAn), Muhammad Ramli Rahim mengklaim penolakan di Aceh, dan di Riau dengan dalih yang berbeda. Namun tampaknya ini serupa tapi tak sama. 

"Kami selaku relawan Anies Baswedan menangkap, ada upaya menghambatan pergerakan Anies Baswedan di daerah," ungkapnya, Kamis (1/12/2022).

"Jika sebelumnya banyak pengamat dan konsultan politik yang menyatakan bahwa Anies akan kehilangan panggung atau kesulitan mendapatkan panggung jika bukan lagi Gubernur, kini malah panggung itu tersaji di seluruh pelosok negeri," paparnya. 

"Bahkan kedepannya Anies Baswedan bahkan kesulitan memenuhi undangan dari berbagai daerah di Indonesia. Dan dalam setiap kehadirannya di daerah, Anies Baswedan selalu disambut luar biasa," katanya. 

Ramli menilai para penghambat ini tak belajar pada masa lalu, sangat jelas terlihat bahwa dalam setiap hambatan, Anies Baswedan malah selalu mendapat hal yang lebih baik dari yang dihambatkan. 

Baca juga: Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan Ungguli Prabowo Elektabilitas Capres 2024 Survei Charta Politika

Dari pelajaran yang lalu, Formula E yang dilarang digelar di Monas, malah menemukan tempat yang jauh lebih baik di Ancol dengan latar belakang Jakarta International Stadium (JIS). 

Menurutnya, banyak lagi kejadian lain yang ketika dengan sengaja dihambat, justru menemukan jalan lain yang jauh lebih baik. 

"Sama halnya ketika KPK yang terlihat berupaya mentersangkakan Anies Baswedan, Partai Nasdem malah tiba-tiba mendeklarasikan Anies sebagai capres Partai Nasdem," jelasnya.

"Tampaknya ada pihak-pihak tertentu yang memang selalu panik dengan keinginan masyarakat terkait dukungan terhadap Anies Baswedan. Apalagi beberapa lembaga survei malah secara terang-terangan menyatakan bahwa Anies berada dalam jalur terbaik menuju kemenangan pilpres 2024," terang Ramli.

Ramli menegaskan Relawan tak boleh gentar dengan upaya-upaya seperti itu. 

"Relawan harus tetap tenang menghadapi segala hambatan itu. Ketika alam telah berpihak, manusia tak akan pernah sanggup menghadapinya," tegasnya.(*)

Baca juga: Anies Baswedan Bakal Safari Politik di Sulsel Desember 2022

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved