Pembuktian Diri Striker PSM Ramadhan Sananta Bersama Timnas Indonesia
Striker PSM Makassar Ramadhan Sananta bakal buktikan kualitasnya di Timnas Indonesia. Pemain 20 tahun ini bakal bekerja keras demi menembus skuad inti
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Abdul Azis Alimuddin
TRIBUN-TIMUR.COM MAKASSAR - Striker PSM Makassar Ramadhan Sananta bakal buktikan kualitasnya di Timnas Indonesia.
Pemain 20 tahun ini bakal bekerja keras demi menembus skuad inti Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2022.
Turnamen sepak bola antar negara Asia Tenggara ini akan berlangsung pada 20 Desember 2022.
Untuk merebut satu posisi inti di lini depan Garuda, Sananta harus bersaing dengan tiga striker lainnya.
Yakni, Ilija Spasojevic, Dendy Sulistyawan dan Muhammad Rafli.
Ilija Spasojevic kembali mendapatkan panggilan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong setelah Dimas Drajad mengalami cedera.
Spasojevic jadi alternatif tak lepas penampilan impresif bersama Bali United.
Pemain naturalisasi asal Montenegro ini telah bukukan tujuh gol dan satu assist bersama Bali United di Liga 1 2022-2023.
Bahkan, pemain 35 tahun ini menjadi top skor kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim lalu dan antar Serdadu Tridatu juara.
Sementara Dendy Sulistyawan mencetak dua gol dan dua assist dari sepuluh penampilan bersama Bhayangkara FC.
Pemain 23 tahun ini sebelumnya dipanggil ke Timnas Indonesia di FIFA Matchday lawan Timnas Curacao.
Dendy berhasil bawa Indonesia menang atas Curacao di leg kedua di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat pada Selasa (27/9/2022).
Goalnya di menit 87 membuat Timnas Indonesia mengunci kemenangan 2-1 dari Curacao.
Lalu Muhammad Rafli. Meski belum mencetak gol musim ini, ia tetap mendapat panggilan Timnas Indonesia.
Striker Arema FC ini juga akan membuktikan diri bahwa pemanggilannya ke Timnas bukan karena pengaruh sang mertua, Iwan Budianto yang merupakan Wakil Ketua PSSI.
Sedangkan penampilan Sananta bersama PSM tak kalah impresifnya.
Sananta menjelma menjadi mesin gol klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) ini.
Pemain nomor punggung 9 ini telah cetak tiga gol dari tujuh penampilan.
Dua gol disarangkan ke gawang Persib Bandung dan satu gol ke gawang Persebaya Surabaya.
Sananta memiliki akurasi tembakan yang bagus.
Ditambah postur badan yang bagus, tinggi 182 centimeter membuatnya mampu memenangkan duel bola udara.
Pemain kelahiran Daik, Kabupaten Lingga bermain dengan efektif. Setiap peluang didapatkan mampu dimaksimalkan dengan baik.
Sananta sebelumnya juga mendapat panggilan ke Timnas Indonesia lawan Curacao.
Sayang, kala itu ia belum buktikan kualitasnya
Pengamat Sepak Bola, Muhammad Hanafing Ibrahim, mengatakan Sananta harus membuktikan diri dengan kualitas dimiliki.
Kepercayaan dari Shin Tae-yong jangandisia-siakan.
Hanafing yakin, Sananta bisa bersaing dengan tiga stiker lainnya.
Sananta punya potensi untuk berkembang lebih baik.
Yang terpenting bagi dia sekarang ini bisa membuktikan kepercayaan diberikan.
“Ini yang mesti dilakukan pemain," katanya pada Rabu (30/11/2022).
Pelatih berlisensi AFC Pro menambahkan, pembinaan pemain muda perlu terus didorong.
Dengan begitu, pemain akan tumbuh dengan bakat tanpa ada transfer ilmu sepak bola modern.
Termasuk dengan PSM. Youth development perlu diperhatikan secara serius.
"Regenerasi pemain muda kita terlambat tumbuh dengan baik. Harusnya sejalan perkembangan sepak bola modern," pungkas Hanafing.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Ramadhan-Sananta-berseragam-Timnas-Indonesia-lawan-Curacao.jpg)