Sekprov Sulsel Diganti

Inilah Indikator Evaluasi Abdul Hayat Gani Sebelum Diusulkan Diganti

Pemprov Sulsel ternyata telah membentuk tim evaluasi kinerja pejabat pemprov.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/FAQIH IMTIYAAZ
Direktur STIA LAN Prof Amir Imbaruddin tergabung dalam tim evaluasi kinerja pejabat Pemprov Sulsel. Prof Amir Imbaruddin menyebut ada beberapa indikator dalam mengevaluasi kinerja pejabat. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemprov Sulsel ternyata telah membentuk tim evaluasi kinerja pejabat pemprov.

Hal ini disampaikan Kepala BKD Sulsel Imran Jausi menjawab alasan pergantian Sekretaris Provinsi Sulsel.

Tim evaluasi kerja tersebut terdiri dari Prof Erwan Agu Purwanto, Dr Eko Prasetyo Purnomo, Prof Amir Imbaruddin, Prof Murtir Jeddawi, dan Prof Wahyu Haryadi.

Lantas seperti apa proses evaluasi yang dilakukan tim bentukan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman itu?

Prof Amir Imbaruddin menyebut ada beberapa indikator dalam mengevaluasi.

Indikator penilaian ini berdasarkan aturan tupoksi kerja yang telah ditentukan sebelumnya.

"Indikator sesuai dengan aturan yang ada, tim yang tentukan. Banyak sekali, saya lupa mi," ujar Prof Amir Imbaruddin saat dikonfirmasi, Selasa (29/11/2022).

"Misalnya kompetensi manajerial, kompetensi teknis, kompetensi sosiokultural sampai ke item-itemnya," lanjutnya.

Muatan ini yang menjadi dasar tim mengevaluasi kinerja pejabat Pemprov Sulsel.

Hal serupa pun diterapkan dalam mengevaluasi Sekretaris Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani.

Prof Amir Imbaruddin menjelaskan tugasnya dan tim hanya mengevaluasi.

Hasil evaluasi tersebut kemudian diserahkan ke gubernur Sulsel.

"Kita di SK gubernur dan hasil penilaian tim diserahkan kembali ke gubernur dan yang tentukan berikutnya gubernur," jelas direktur STIA LAN Makassar ini.

Terkait usulan pergantian sekprov, ia pun menyebut menjadi kewenangan gubernur.

Prof Amir tak menampik adanya penilaian lain dari gubernur terkait keputusannya mengusulkan pergantian Abdul Hayat Gani.

"Hasil tim hanya salah satu saja, pastilah ada pertimbangan lain," tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved