APBD 2023

Andi Fahsar Sebut APBD 2023 Bone Fokus Pulihkan Ekonomi Pasca Pandemi

Lalu sinkronisasi kebijakan pemerintah daerah dengan program pembangunan Provinsi Sulsel.

Penulis: Noval Kurniawan | Editor: Muh. Irham
Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi saat berbicara di podium pada rapat paripurna DPRD Bone, Selasa (29/11/2022).
Bupati Bone Andi Fashar Padjalangi 

BONE, TRIBUN-TIMUR.COM - Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi hadiri rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bone di Ruang Rapat Paripurna, kantor DPRD Bone, Selasa (29/11/2022).

Di rapat itu, Andi Fahsar menyebut, jika Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023 difokuskan untuk membangun kembali perekonomian pasca pandemi Covid 19.

Itu tertuang pada peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 84 Tahun 2022 tentang pedoman penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah Tahun Anggaran 2023.

Seperti pemenuhan mandataris stending, pemenuhan standar pelayanan minimal, serta penganggaran penanganan dampak pasca Covid 9, dan penanganan dampak inflasi dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.

Kemudian sinkronisasi kebijakan pemerintah daerah dengan prioritas pembangunan nasional.

Lalu sinkronisasi kebijakan pemerintah daerah dengan program pembangunan Provinsi Sulsel.

Serta prioritaskan belanja bersifat mengikat dan wajib.

Hal itu untuk menjamin kelangsungan pemenuhan pendanaan pelayanan dasar masyarakat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Semua hal itulah yang mesti terakomodasi dalam penyusunan atau perealisasian APBD 2023 dan dalam penyusunannya kita telah merujuk kesana,” ucap Bupati Bone dua periode itu.

Ia mengatakan, prioritas pengangaran sekarang ini yaitu pemulihan ekonomi, penanganan inflasi, perlindungan sosial, peningkatan tata kelola pemerintahan untuk mendukung pelayanan publik yang berkualitas, dan pengembangan ekonomi daerah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Kemudian peningkatan pelayanan pendidikan kesehatan dan sosial dasar lainnya.

Selain itu, percepatan pembangunan daerah yang bertumpu pada kawasan perkotaan dan kawasan pedesaan juga prioritas utama APBD 2023.

Tidak terkecuali pengembangan inovasi daerah untuk mendukung pembangunan daerah dan pelayanan publik, dan penciptaan iklim universitas untuk mendorong pengembangan usaha.

“Serta diperlukan pula stabilitas keamanan ketertiban ketentraman dalam kemajemukan serta penanganan dampak inflasi dan ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia,” katanya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved