Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ismail Bolong

Komjen Agus Bongkar Rencana Ferdy Sambo dan Hendra Setelah Dituding Terlibat Tambang Ilegal

Komjen Agus Andrianto tak terima disebut terlibat tambang ilegal di Kalimantan Timur dan terima setoran dari Ismail Bolong.

Editor: Ansar
Kolase TribunTimur.com
Kolase Hendra Kurniawan, Komjen Agus Andrianto dan Ferdy Sambo. Agus Andrianto menyebut Hendra Kurniawan dan Ferdy Sambo sedang berusaha alihkan isu ke tambang ilegal. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menyalahkan Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan setelah dituding terlibat tambang ilegal.

Komjen Agus Andrianto tak terima disebut terlibat tambang ilegal di Kalimantan Timur dan terima setoran dari Ismail Bolong.

Agus menyoroti pernyataan Hendra Kurniawan yang dinilai tak memiliki bukti.

"Keterangan (Hendra) saja tidak cukup apalagi sudah diklarifikasi (Ismail) karena dipaksa," kata Agus, Jumat (25/11/2022) dikutip dari Kompas.com.

Agus menuding Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan sedang mengalihkan isu.

"Jangan-jangan mereka yang terima dengan tidak teruskan masalah, lempar batu untuk alihkan isu," ujar Agus.

Sebelumnya Senada dengan Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan benarkan dugaan Kabareskrim  terlibat dalam tambang ilegal di Kalimantan Timur.

Dia mengungkapkan fakta tersebut lantaran yang memeriksa sejumlah pejabat Polri di Propam adalah dirinya.

Hasil tertuang dalam surat laporan hasil penyelidikan bernomor R/ND-137/III/WAS.2.4/2022/Ropaminal.

"Betul-betul (soal surat laporan hasil penyelidikan)," kata Hendra Kurniawan saat hendak masuk ke ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (24/11/2022).

 Hendra mengungkapkan keterlibatannya dalam memeriksa sejumlah oknum petinggi Polri yang disebut-sebut terlibat dalam kasus tambang ilegal Aiptu Ismail Bolong tersebut.

"Betul ya saya, tanyakan pada pejabat yang berwenang aja ya. Kan ada datanya, nggak fiktif," ucap Hendra Kurniawan sambil tersenyum.

Dia menegaskan jika  Kabareskrim Polri juga terlibat dalam kasus tersebut.

"Yakan sesuai faktanya begitu (Kabareskrim Polri terlibat)," jelasnya.

Mantan Karopaminal Div Propam Polri itu buka suara soal adanya dugaan aliran dana masuk ke rekening petinggi kepolisian di Polda Kaltim terkait bisnis tambang ilegal yang berkaitan dengan kasus Ismail Bolong.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved