Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PPP Papua Barat Nilai Sekjen Tak Profesional

Ketua DPW PPP Papua Barat, Yasman Yasir, menegaskan pihaknya tidak melihat adanya masalah internal di tubuh partai di daerah.

Tribun-timur.com
Ketua DPW PPP Papua Barat, Yasman Yasir 

TRIBUN-TIMUR.COM - Di tengah isu adanya persoalan internal di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP), pengurus daerah justru menyampaikan pandangan berbeda.

Mereka menilai kondisi partai di tingkat daerah tetap berjalan normal dan solid.

Namun, persoalan disebut justru mengarah pada kinerja Sekretaris Jenderal (Sekjen) Taj Yasin.

Ketua DPW PPP Papua Barat, Yasman Yasir, menegaskan pihaknya tidak melihat adanya masalah internal di tubuh partai di daerah.

Menurutnya, dinamika yang berkembang lebih disebabkan oleh kurangnya keterlibatan Sekjen dalam proses membangun dan menggerakkan organisasi sejak ditetapkannya SK Menkum.

“Kita semua Alhamdulillah tidak merasa ada permasalahan di internal partai. Justru masalah itu hadir dan ada dari diri Sekjen sendiri yang tidak pernah mau ikut membangun partai sejak ditetapkannya SK Menkum,” ujar Yasman dalam keterangan tertulis, Kamis (22/4/2026).

Senior PPP yang juga Anggota DPRD itu juga menyoroti minimnya kehadiran Sekjen dalam aktivitas kepartaian.

Ia menyebut, selama ini Sekjen tidak terlihat menjalankan fungsi organisasi sebagaimana mestinya.

“Pada kenyataannya Sekjen tidak pernah terlihat dan hadir. Bahkan, menginjakkan kantor DPP pun belum pernah. Jadi menurut saya sangat tidak profesional,” tegasnya.

Yasman juga menyarankan agar Sekjen bersikap legowo apabila merasa tidak mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab secara maksimal dalam struktur partai.

“Kalau memang tidak sanggup menjadi Sekjen, silakan legowo untuk mengurus warga Jateng saja dan cukup menjadi Wagub,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyebut kritik tersebut bukan hanya datang dari dirinya secara pribadi, tetapi juga menjadi pandangan bersama sejumlah pengurus di daerah.

Menurut Yasman, para ketua dan sekretaris wilayah se-Indonesia bahkan telah menyuarakan agar Ketua Umum Muhamad Mardiono segera melakukan evaluasi dan mengganti posisi Sekjen.

“Kami di daerah sepakat meminta kepada Ketua Umum untuk mengganti Sekjen dengan sosok yang lebih mampu,” ungkapnya.

Ia juga mempertanyakan kontribusi Sekjen terhadap struktur partai di daerah yang selama ini tetap aktif menjalankan agenda organisasi, termasuk pelaksanaan Muswil dan Muscab.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved