APBD 2023 Maros Alami Penurunan hingga 51 Miliar, Kok Bisa?

Hal ini terungkap dalam rapat paripurna persetujuan bersama Raperda tentang RAPBD tahun anggaran 2023, Rabu (23/11/2022).

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL HIDAYAH
rapat paripurna persetujuan bersama Raperda tentang RAPBD tahun anggaran 2023, Rabu (23/11/2022).     

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Pemerintah Kabupaten Maros APBD 2023 sebesar Rp1.437.792.246.614.

Angka tersebut mengalamai penurunan sekitar Rp51 miliar.

Hal ini terungkap dalam rapat paripurna persetujuan bersama Raperda tentang RAPBD tahun anggaran 2023, Rabu (23/11/2022).

“Pendapatan pokok 2022 sebesar Rp1.489. 682.155,614 mengalami penurunan senilai Rp51. 889.909.000 menjadi Rp1.437.792.246.614,” katanya.

Pada rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Maros, Andi Patarai Amir itu terungkap Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami kenaikan, dari Rp295.602.440.614 menjadi Rp296.932.440.614. 

Kemudian pendapatan transfer sebesar Rp1.140.859.806.000

“Pajak daerah sebesar Rp172.030.000.000, sementara retribusi daerah Rp15.685.000.000. Dana transfer pusat Rp1.076.755.353.000. Di APBD 2023 Maros tidak menerima DID. Dana perimbangan Rp1.000.638.551.000,”jelasnya.

Sedangkan ancang-ancang belanja daerah sebesar Rp1.479.688.652.614. 

Ada defisit sebesar Rp23.270.113.498.

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Maros itu menambahkan belanja daerah APBD TA 2023 Rp1.479.688.652.614.

Dari jumlah tersebut belanja operasi Rp987.157.434.387. 

Belanja modal Rp341.870.095.627.

“Belanja tak terduga tidak mengalami perubahan tetap Rp3.000.000.000, sedangkan belanja transfer Rp147.661.122.600,” bebernya.

Chaidir menyebut sektor pendidikan dan kesehatan masih menjadi fokus Pemkab Maros tahun depan.

“Untuk dinas pendidikan kita anggarkan sekitar Rp484 miliar dan dinas kesehatan sekitar Rp268 miliar,” katanya.

Ia juga mengatakan akan melakukan penyesuaian terhadap program yang tidak menjadi prioritas.

“Saat ini kan kita lagi proses digitalisasi sehingga pemenuhan untuk alat tulis kantor (ATK) mulai kita batasi,” ucapnya.

Penyelesaian beberapa infrastruktur yang belum selesai di 2022 juga dituangkan Pemkab ke APBD 2023.

“Seperti puskesmas di Moncongloe perbaikan pagarnya akan kota selesaikan, puskesmas Marusu Ipal nya perlu ada perbaikan dan puskesmas Mandai perlu ada penambahana bangunan,” tutupnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved