Sekprov Sulsel Diganti
Reaksi DPRD Sulsel Dengar Kabar Gubernur Copot Sekprov Abdul Hayat Gani
Saya juga mendengar ada upaya gubernur mengusulkan pergantian Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani.
Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kabar Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mencopot Sekretaris Provinsi (Sekprov) Abdul Hayat Gani sudah sampai ke telinga Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel.
"Saya juga mendengar ada upaya gubernur mengusulkan pergantian Sekprov," kata anggota DPRD Sulsel M Arfandy Idris, Selasa (22/11/2022).
Legislator Partai Golkar itu menyayangkan tindakan gubernur yang bersikap secara tiba-tiba.
"Ini kan sangat disayangkan kalau memang upaya itu benar adanya," katanya.
Apalagi saat ini pemerintahan sedang giat-giatnya menyelesaikan program yang belum terlaksana.
Sementara masa jabatan pemerintahan saat ini tidak lagi cukup setahun.
Pada September 2023, kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman akan berakhir.
Menurut Arfandy, selama ini Abdul Hayat Gani telah bekerja dengan baik.
Sejak awal, ia telah membackup pemerintahan ketika dibutuhkan.
"Kan selama ini tetap terfasilitasi oleh Sekprov. Dan itu semua berjalan dengan baik," ujarnya.
Anggota Komisi A itu menyebutkan malah ada banyak masalah lain yang dianggap lebih urgent ketimbang Sekprov.
Seperti masih ada beberapa pelaksana tugas (Plt) di OPD yang belum didefinitifkan.
Ditambah gubernur saat ini juga tidak memiliki wakil.
"Itu semua bisa mempengaruhi kualitas penyelenggaraan pemerintahan," katanya.
Menurut Arfandy, Abdul Hayat Gani selama ini sudah membackup pemerintahan dari awal dengan baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/hAYAAAT.jpg)