Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Longsor Gowa

Naik Motor Trail, Bupati Adnan Bareng Kapolres dan Dandim Salurkan Bantuan ke Korban Longsor Gowa

Adnan Purichta Ichsan mengungkapkan bantuan total Rp 180 juta diserahkan kepada keluarga korban longsor maupun keluarga terdampak.

TRIBUN-TIMUR.COM/SAYYID
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan bersama Kapolres AKBP Tri Goffarudin dan Dandim 1409 Gowa, Letkol Inf Prasetyo Ari Wibowo, saat meninjau dan menyalurkan bantuan kepada korban longsor di Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (21/11/22). Bantuan yang diserahkan berupa uang tunai total Rp 180 juta. 

TRIBUNGOWA.COM, PARANGLOE - Pemerintah Kabupaten Gowa menyalurkan bantuan kepada korban longsor di Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Sebelum meninjau lokasi, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Apel Gelar Kesiapsiagaan Pasukan dan Peralatan SAR di Halaman SD Inpres Mala’lang, Kecamatan Parangloe, Senin (21/11/2022).

Kemudian, Bupati Adnan bersama Kapolres AKBP Tri Goffarudin dan Dandim 1409 Gowa Letkol Inf Prasetyo Ari Wibowo bersama jajaran pemerintah Lingkup Pemkab Gowa mengunjungi langsung posko pengungsian dan meninjau lokasi longsor.

Mereka menggunakan motor trail ke lokasi.

Adnan Purichta Ichsan mengungkapkan bantuan total Rp 180 juta diserahkan kepada keluarga korban maupun keluarga terdampak.

Selain bantuan uang, Pemkab Gowa juga menyalurkan bantuan logistik. 

"Apa yang terjadi dengan saudara kita adalah duka kita bersama. Hari ini kami membawa bantuan kepada keluarga terdampak dan keluarga korban, senoga dengan bantuan ini bisa meringankan beban keluarga," katanya.

Adnan berterima kasih kepada seluruh pihak yang ikut membantu. Khususnya dalam membuka akses jalan agar bisa kembali dilewati oleh masyarakat. 

"Terima kasih kepada TNI, Polri, jajaran Pemda, Tagana, Dinsos, Damkar, petugas kesehatan, PMI, BPBD, Manggala Agni, dan organisasi lainnya yang ikut terlibat hingga membersihkan material longsor dan memabntu masyarakat terdampak hingga akses bisa dibuka dan dilalui kembali," ucapnya

Orang nomor satu di Gowa ini mengimbau agar semua kecamatan bersama tripika, desa atau lurah membuat posko kesiapsiagaan. 

Apalagi prediksi BMKG tiga hari kedepan curah hujan akan tinggi. 

"Kita harus bersiap untuk bisa membantu seluruh lapisan masyarakat dan mengantisipasi apabila terjadi musibah di waktu yang akan datang," jelasnya. 

Ia juga berpesan agar seluruh masyarakat bisa berkolaborasi dan mampu menjaga alam dengan tidak merusak hutan atau menebang pohon secara tidak bertanggung jawab agar kejadian seperti ini tidak terulang. 

"Mari kita berkolaborasi bersama, kita harus menjaga alam kita dengan tidak merusak hutan yang ada, karena jika ada yang merusak itu sama saja merusak anak alam semesta. Insyaallah kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita," jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa Firdaus merinci bantuanuntuk ahli waris korban yang meninggal masing-masing mendapatkan Rp 15 juta, kemudian bantuan perbaikan rumah untuk rusak parah Rp 25 juta, dan rusak ringan dan sedang Rp 15 juta. 

"Ada lima ahli waris yang mendapatkan bantuan (warga Gowa) dan lima rumah yang terdampak, dimana rumah dengan rusak berat ada tiga rumah dan sedang sebanyak dua rumah sehingga totalnya itu Rp 180 juta ditambah bantuan logistik," katanya.(*)

Laporan Wartawan TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved