Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sarasehan ICMI Sulsel

Amran Sulaiman: Putra Putri Terbaik Bangsa Tidak Boleh Jadi Penonton di Rumah Sendiri

Andi Amran Sulaiman mengatakan Indonesia bisa tampil jadi negera maju dan bersaing negera lain jika kekayaan alam dikelola putra-putri terbaik bangsa

Editor: Ari Maryadi
ICMI Sulsel
Mantan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman didaulat jadi pembicara dalam kegiatan Sarasehan dalam Rangka Muswil ICMI Orwil Sulsel secara daring Sabtu (19/11/2022). Andi Amran jadi pembicara bersama Rektor Universitas YARSI sekaligus Guru Besar UNJ Prof Fasli Jalal, serta Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Setiawan Aswad. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Mantan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong putra putri terbaik bangsa untuk mengelola kekayaan sumber daya alam tanah air.

Amran mengungkapkan potensi kekayaan alam Kawasan Timur Indonesia.

Menurutnya, Indonesia bisa tampil jadi negera maju dan bersaing dengan negera-negara lain jika kekayaan alam dikelola oleh putra-putri terbaik bangsa, bukan dikelola oleh pihak asing.

Hal itu diungkapkan Andi Amran Sulaiman dalam kegiatan Sarasehan dalam Rangka Muswil ICMI Orwil Sulsel secara daring Sabtu (19/11/2022).

Amran didaulat jadi pembicara bersama Rektor Universitas YARSI sekaligus Guru Besar UNJ Prof Fasli Jalal, serta Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Setiawan Aswad.

Diskusi dibuka oleh Ketua ICMI Sulsel sekaligus mantan Rektor Universitas Negeri Makassar Prof Arismunandar. Temanya "Transformasi Sistem Pendidikan Nasional untuk SDM Unggul".

"Kalau kita menyatu mengelola Kawasan Indonesia Timur dengan beragam kekayaan sumber daya alamnya, kita yakin Kawasan Timur bisa jadi cahaya untuk Indonesia," kata Andi Amran.

Amran mengungkapkan Indonesia Timur begitu kaya akan nikel sebagai sumber energi.

Menurutnya, dunia membutuhkan nikel. Dan bahannya berada di Pulau Sulawesi dan Maluku.

Untuk itu, ia berharap seluruh alumni berbagai perguruan tinggi bergerak bersama.

"Kalau kita gerakkan alumni kita, ada berapa juta alumni kita, kita motivasi mereka, calon alumni kita ubah cara berpikir jangan hanya menganggap menganggap pekerjaan pegawai negeri sebagai satu-satunya tujuan," katanya.

"Kalau mau mengubah dunia, Indonesia, ubah pola pikir, karakter sukses, ubah mainset generasi muda, ubah mainset bisa ubah dunia. Kita harus mulai dari sekarang," lanjutnya.

Amran mengungkapkan, dunia sedang krisis ekonomi, sedang krisis pangan dan energi saat ini.

Solusinya, kata Amran ada di Indonesia.

"Kawasan Barat Indonesia sudah selesai sejak reformasi. Masa depan Indonesia ada di Timur. Ini harus digarap alumni kita," kata Amran.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved