Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bawaslu 34 Provinsi dan Kabupaten Rakornas Kehumasan di Makassar

Manajemen Kompetensi Kehumasan dalam Meningkatkan Citra Positif Lembaga menjadi tema Rakornas itu.

Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kehumasan Bawaslu di Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Mannuruki, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (15/11/2022).   

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) 34 provinsi dan kabupaten/kota Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kehumasan di Makassar.

Rakornas Kehumasan Bawaslu itu berlangsung di Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Mannuruki, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (15/11/2022).

Manajemen Kompetensi Kehumasan dalam Meningkatkan Citra Positif Lembaga menjadi tema Rakornas itu.

Acara itu dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Sulsel HL Arumahi.

HL Arumahi mengatakan Bawaslu patut bersyukur karena memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang sangat responsif dalam menjawab kebutuhan zaman. 

"Bawaslu patut bersyukur memiliki staf yang progresif dan adaptif terhadap perkembangan utamanya dibidang komunikasi dan informasi," kata Arumahi.

Terbukti Bawaslu mendapat predikat lembaga informatif yang diberikan oleh Komisi Informasi 4 tahun berturut-turut.

Ia berharap peserta yang terdiri ratusan tenaga humas dari kabupaten dan kota di 34 provinsi se-Indonesia dapat mengikuti kegiatan ini dengan khidmat. 

"Kegiatan ini sangat strategis bagi Bawaslu yang provinsinya kurang lebih baru berusia 10 tahun dan kabupaten kotanya yang menjelang 5 tahun. Kita semua dituntut harus tetap eksis," harap Arumahi.

"Memegang tanggung jawab untuk membangun citra saya kira adalah keuntungan bagi teman-teman sekalian. Apalagi narasumber yang dihadirkan luar biasa semua. Ini akan menjawab kebutuhan Bawaslu hari ini," tambahnya.

Sementara itu, tim ahli bagian Humas Bawaslu RI Lamlam Masrofah TA mengungkapkan kegiatan rakornas ini adalah hasil tindaklanjut monitoring evaluasi yang dilakukan oleh Bawaslu RI. 

"Kita tentu terus memonitoring. Kegiatan hari ini bertujuan mewujudkan visi Bawaslu menjadi lembaga pengawas pemilu yang terpercaya," jelas Lamlam.

Sebab, kata dia, kepercayaan publik akan menentukan besar tidaknya pencapaian lembaga. 

"Itulah tugas besar kehumasan. Dia adalah wajah lembaga, kenapa karena wajah adalah yang pertama dilihat," katanya. 

"Managemen komunikasi, informasi cepat, tepat, kredibel dengan cara-cara adaptif," tambahnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved