Proyek Drainase
Musim Hujan, Dinas PU Makassar Genjot Pengerjaan 21 Paket Drainase
Dinas Pekerjaan Umum (PU) tahun anggaran 2022 memprogramkan 47 paket rehabilitasi dan pembangunan drainase.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Hasriyani Latif
Begitu juga dengan kuantitas SDM harus diperbanyak agar proyek ini bisa selesai tepat sasaran.
Masa pengerjaan untuk rehabilitasi membutuhkan waktu tiga bulan, sementara untuk pembangunan drainase baru butuh waktu empat bulan.
Karenanya, ia berharap paket-paket drainase lainnya bisa segera selesai tender agar Dinas PU bisa melakukan pendekatan dengan kontraktor.
Pendekatan yang dimaksud adalah membuat perencanaan baru untuk menyelesaikan proyek ini dengan cepat sebelum berakhirnya masa anggaran.
Adapun anggaran untuk pembangunan dan rehabilitasi drainase 47 paket ditambah material mencapai Rp 54,5 miliar.
Sementara itu, Kepala Dinas PU Kota Makassar Zuhaelsi Zubir mengemukakan untuk mengantisipasi banjir, Satgas Drainase aktif melakukan pembersihan dan pengerukan.
Tujuannya agar sampah-sampah yang ada di drainase tersebut tidak menghambat saluran air yang bisa menyebabkan penyumbatan.
"Rutin pembersihan, baru-baru ini di Kanal Jongaya, Jl Teuku Umar, Jl Mappanyukki, Jl Dg Tata dan titik lainnya," katanya.
Empat Kecamatan Langganan Banjir
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Akhmad Hendra Hakamuddin mengatakan, curah hujan pada November ini sudah mulai intens.
Pemkot Makassar terus melakukan pemantauan saat hujan dengan intensitas tinggi.
Pihaknya selalu waspada dan siaga untuk melakukan penanganan serta antisipasi dampak dari cuaca buruk di musim penghujan.
"Kita sudah tingkatkan kewaspadaan sejak Oktober lalu," ucapnya.
Ada beberapa titik langganan banjir di Makassar, antara lain di Kecamatan Biringkanaya, Tamalanrea, Manggala, dan Panakkukang.
Upaya yang dilakukan BPBD kata Achmad Hendra yakni menyusun personil, armada, hingga peralatan masing-masing carester.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Pengerukan-sedimen-drainase-oleh-Satgas-Drainase-Dinas-PU-Kota-Makassar.jpg)