Longsor
Dua Korban Tanah Longsor di Jeneponto Belum Ditemukan
Dua korban tanah longsor di Dusun Kompasa, Desa Loka, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Sulsel, belum ditemukan, Jumat (14/10/2022).
Penulis: Muh. Agung Putra Pratama | Editor: Sudirman
JENEPONTO, TRIBUN-TIMUR.COM - Dua korban tanah longsor di Dusun Kompasa, Desa Loka, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Sulsel, belum ditemukan, Jumat (14/10/2022).
Yaitu Sangkala, warga Desa Ujungbulu dan seorang sales warga Kabupaten Bulukumba bernama Wahyu
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jeneponto Syam Jaya mengatakan, pencarian korban dihentikan karena menjelang magrib.
"Mengingat kondisi sudah pukul 18.00, maka pencarian kami hentikan," ujar Syam.
Pencarian akan dilanjutkan besok dengan bantuan Tim SAR Kota Makassar dan Kabupaten Bantaeng.
"Insyaa Allah besok timgabungan dari SAR Kota Makassar dan Kabupaten Bantaeng bersama BPBD Jeneponto akan menyisir bantaran sungai untuk mencari dua korban berikutnya," ucapnya
Meski kondisi sungai terbilang terjal dan penuh bebatuan, namun itu tak menyurutkan niat Tim SAR mencari korban yang belum ditemukan.
"Bagi tim SAR tidak menjadi kendala yang sangat besar, harus fokus orientasi pencarian dua orang korban berikutnya," pungkasnya
Sementara satu korban lainnya yaitu Takku (60) telah ditemukan.
Ia ditemukan berjarak 300 meter dari rumahnya di Dusun Kompasa, Desa Loka, Kecamatan Rumbia.
Takku ditemukan di bantaran sungai sekitar pukul 17.00 Wita.
Motor Korban Ditemukan
Satu unit motor NMax milik korban ditemukan sekitar 200 meter dari titik longsor.
Pemilik motor NMax diketahui seorang sales yang melintas di Kabupaten Jeneponto.
"Kalau yang sales motornya sudah ditemukan sekitar dua ratus meter dari sini," ujar Hamka
Laporan Kontributor TribunJeneponto.com, Muh Agung Putra Pratama
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kabid-Badan-Penanggulangan-Bencana-Daerah-BPBD-Jeneponto-Syam-Jaya.jpg)