UKI Paulus
UKI Paulus Cetak 528 Lulusan Baru, Prof Agus Salim Ingatkan Tantangan Era Society 5.0
UKI Paulus menggelar prosesi wisuda sarjana ke-60 dan magister ke-36 di Hotel Claro.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus menggelar prosesi wisuda sarjana ke-60 dan magister ke-36 di Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Makassar, Selasa (11/10/2022).
Total, ada 528 wisudawan yang dikukuhkan dengan penuh khidmat.
Jenjang sarjana ada 452 orang sedangkan magister menghasilkan 76 orang.
Rektor UKI Paulus Prof Dr Agus Salim menyebut jumlah wisudawan menjadi bukti perjalanan kampusnya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa
"Wisudawan dengan jumlah 528 orang saat ini merupakan bukti bahwa UKI Paulus telah melakukan proses akademik yang baik , dan melampaui Standar Nasional Pendidikan Tinggi," jelasnya.
"Keberhasilan mahasiswa melalui seluruh proses akademik di UKI Paulus menunjukkan bahwa mereka semua adalah generasi yang tangguh, kreatif, inovatif, dan adaptif sehingga mampu menyelesaikan masalah kompleks dalam menyelesaikan studi tepat waktu," sambungnya.
Prof Agus Slaim menyebut mahasiswanya telah dibentuk untuk mampu bersaing di masyarakat.
"Saya yakin bahwa semua wisudawan telah siap untuk memenangkan persaingan yang lebih ketat lagi di era society 5.0," katanya.
Di usia ke-59 tahun, Prof Agus Salim menyebut UKI Paulus telah menjelma menjadi salah satu PTS terbaik di Indonesia.
Hal ini dibuktikan dengan hasil pemeringkatan perguruan tinggi tingkat internasional dan nasion
"Dua Lembaga Internasional pemeringkatan perguruan tinggi dunia UniRank dan Webometric merilis daftar peringkat universitas negeri dan swasta terbaik tahun 2022. Pada pemeringkatan Unirank UKI Paulus menempati peringkat 12.119 dunia," jelasnya.
"Sedangkan pada pemeringkatan Webometric UKI Paulus berada pada peringkat ke 7 Perguruan Tinggi Kristen Terbaik di Indonesia. Sementara itu Pemeringkatan yang dilakukan oleh dikti pada tahun 2020 UKI Paulus berada pada peringkat 146 Nasional dari 4000 lebih PTN dan PTS di Indonesia," sambungnya.
Keemudian di lingkup LLDikti IX UKI Paulus berada pada peringkat 3 kategori Universitas.
Dijelaskan, UKI Paulus juga produktif menghasilkan Guru Besar dalam lingkup LLDikti Wilayah IX.
"Saya juga terus mendorong dosen - dosen meningkatkan kualitasnya melalui studi lanjut dan publikasi pada jurnal internasional bereputas . Dosen yang telah memenuhi syarat untuk diusulkan Guru Besar difasilitasi dan diusulkan ke Kemendikbud ristek melalui LLDIKTI Wilayah IX," katanya.
Prosesi Wisuda ini berlangsung dengan penuh khidmat. Para orangtua wisudawan begitu bangga melihat prestasi anaknya.
Tepuk tangan tak hentinya bergemuruh merayakan keberhasilan wisudawan.
Acara wisuda ini juga dihadiri Ketua Yayasan PIKI Paulus Pdt Yohanis Metris dan Ketua LLDikti IX Sultan Batara Andi Lukman.
Rincian Jumlah Wisudawan:
Program Sarjana
Fakultas Teknik : 232 Wisudawan
Fakultas Ekonomi dan Bisnis : 140 Wisudawan
Fakultas Hukum : 57 Wisudawan
Fakultas Informatika dan Komputer : 23 Wisudawan.
Program Pascasarjana
Magister Teknik Sipil : 22 Wisudawan
Magister Ilmu Hukum : 26 Wisudawan
Magister Manajemen : 28 Wisudawan
Wisudawan Terbaik Tingkat Universitas:
Program S1:
Nama: Jesica Pramudya Daud SH.
Prodi: Ilmu Hukum
IPK : 3,97
Masa studi 4 tahun.
Program Pascasarjana:
Nama: Januarius Sakliressy MT
Prodi: Teknik Sipil
IPK : 4.00
Masa studi 2 tahun.
Wisudawan Terbaik Tingkat Program Studi:
Elektro : Wanti Pare Nari ST, IPK 3,65, masa studi 4 tahun.
Teknik Mesin : Oktovianus Sangga ST, IPK 3,79, masa studi 4 tahun.
Teknik Kimia : Novia Kurniaty ST, IPK 3,89, masa studi 5 tahun.
Teknik Sipil : Gusli Layuk ST IPK 3,93, masa studi 3 tahun 8 bulan.
Teknik Informatika : Herianto SKom, IPK 3,94, masa studi 4 tahun.
Manajemen : Gloria Stefani SM, IPK 3,90 masa studi 4 tahun.
Akuntansi : Bernadeth Greny SAk IPK 3,94 masa studi 4 tahun
S2 Ilmu Hukum : Andre Salim MH, IPK 3,95 masa studi 2 tahun.
S2 Magister Manajemen: Rudy Andrias Lektompessy MM, IPK 3,98, masa studi 2 tahun.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz