Politeknik Bosowa

Mahasiswa Poltekbos Belajar Bikin Kue dan Roti dari Chef Pastry Hotel Aryaduta

Poltekbos menghadirkan Chef Pastry Hotel Aryaduta Chef Ibrahim dan Food and Beverage Manager Hotel Aryaduta Wawan Darmawan.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/FAQIH IMTIYAAZ
Suasana Belajar Praktik Tata Hidang dan Pengolahan Roti Mahasiswa Poltekbos, Senin (10/10/2022). Program Praktisi Mengajar kali ini menghadirkan Chef Pastry Hotel Aryaduta Chef Ibrahim dan Food and Beverage Manager Hotel Aryaduta Wawan Darmawan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Program Studi Perhotelan Politeknik Bosowa (Poltekbos) mengajak mahasiswa lebih mengenal industri Pariwisata khususnya bidang Hospitalilty.

Poltekbos menghadirkan Chef Pastry Hotel Aryaduta Chef Ibrahim dan Food and Beverage Manager Hotel Aryaduta Wawan Darmawan dalam Program Praktisi Mengajar, Senin (10/10/2022).

Praktisi Mengajar menjadi bagian program MBKM yang diluncurkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Sistemnya dengan menghadirkan praktisi untuk berbagi ilmu kepada mahasiswa.

Program ini digagas guna melahirkan lulusan-lulusan yang kompeten dalam bidang akademik maupun profesional di dunia industri. 

Selama perkuliahan mahasiswa diberikan materi Pengolahan Kue dan Roti.

Chef Ibrahim mengajarkan praktik standar K3 kitchen perhotelan, hard crust bread, dan soft crust bread.

Pada mata kuliah ini, mahasiswa mempelajari tentang konsep pengolahan roti dan kue.

Mulai dari pemilihan dan fungsi bahan, penggunaan alat, metode pengolahan yang benar sehingga menghasilkan produk aman dan lezat saat disajikan.

Salah satu produk yang dihasilkan selama praktik adalah French Baguette dan Sweet Rol. Selanjutnya, materi kedua yaitu operasional tata hidang.

Materi ini meliputi praktik jenis-jenis Table Service seperti American service, English Service, Russian service, French service, Buffet Service, dan Table Manner.

Kemudian membahas perkembangan tata hidang, jenis-jenis tata hidang, prinsip langkah-langkah tata hidang, jenis-jenis table set-up, tahapan pelayanan restoran, etika makan, dan penyajian minuman.

Ketua Program Studi Perhotelan Anggun Sari Sasmita memaparkan program ini menjadi ajang menyesuaikan kurikulum pendidikan dengan dunia industri.

"Mahasiswa dapat belajar langsung dari ahlinya serta terus menyelaraskan pembelajaran sesuai dengan perkembangan kebutuhan sumber daya baik itu dari segi pengetahuan, keterampilan dan sikap di dunia kerja saat ini," jelasnya.

Selain itu, praktisi mengajar menjadi jembatan kampus Poltekbos dengan industri dalam menyesuaikan kebutuhan dan kompetensi mahasiswa.

"Jadi mahasiswa mudah beradaptasi dengan pekerjaan yang ada di hotel, mereka bisa langsung membuat produk roti yang biasanya diproduksi oleh hotel dan mampu melakukan jenis-jenis pelayanan yang diterapkan oleh hotel," ujar Ketua Program Studi Perhotelan ini.

Kedepannya, Poltekbos masih akan mengundang sejumlah praktisi guna mengajar langsung dihadapan mahasiswa.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved