Revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma

3 BUMN Rehab Pangkalan TNI dalam 178 Hari, Sisi Darat-Udara Halim Perdanakusuma Kian Indah

Pemerintah menunjuk PT Wijaya Karya Tbk, PT Pembangunan Perumahan Tbk, dan PT Indah Karya (Persero) di Proyek Revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma

Editor: AS Kambie
dok.tribun
Direktur Utama PT Indah Karya (Persero) Muhammad Sapri Pamulu di depan panggung yang akan digunakan Presiden Joko Widodo meresmikan Proyek Revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, Rabu (5/10/2022). Pembangunan Proyek Revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma ini dilakukan oleh WIKA KSO 

TRIBUN-TIMUR.COM - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan Proyek Revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Rabu 5 Oktober 2022.

Proyek Revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma dilakukan oleh WIKA KSO dan diawasi oleh PT Indah Karta.

Peresmian Proyek Revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Presiden Jokowi.

Peresmian Proyek Revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma disaksikan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Fadjar Prasetyo.

Hadir juga Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito, Direktur Utama PT PP Novel Arsyad, dan Direktur Utama PT Indah Karya (Persero) Muhammad Sapri Pamulu.

Menurut Muhammad Sapri Pamulu, Proyek Revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma untuk memperbaiki fasilitas sisi darat maupun sisi udara dalam rangka meningkatkan aspek keselataman, keamanan, dan kenyamanan penerbangan.

Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2022, pekerjaan revitalisasi mencakup (a) penyehatan landas pacu (runway) dan landas hubung (taxi way), (b) peningkatan kapasitas landas parkir (apron) pesawat udara naratetama dan naratama, (c) renovasi gedung naratetama dan naratama, (d) renovasi bangunan operasi, (e) perbaikan sistem drainase di dalam pangkalan udara/bandara, dan (f) penataan fasilitas lain yang perlu disesuaikan akibat pekerjaan revitalisasi.

Pada fasilitas sisi darat, setelah revitalisasi, landas pacu yang berukuran 3000 meter x 45 meter kini sudah laik untuk melayani pesawat berbadan lebar (misal Boeing-777).

“Selain itu, kapasitas landas parkir (apron) naratetama dan naratama juga bertambah dari yang tadinya tiga pesawat berbadan kecil menjadi empat pesawat berbadan kecil atau 2 pesawat berbadan lebar,” jelas Muhammad Sapri Pamulu, Kamis (6/10/2022).

Sementara itu, pada fasilitas sisi darat, gedung naratetama dan naratama bertambah luas dari tadinya 1.500 meter persegi menjadi 5.270 meter persegi. Demikian juga dengan terminal operasi TNI AU yang luasnya bertambah dari 500 meter persegi menjadi 2.230 meter persegi setelah dilakukan revitalisasi.

Pengerjaan revitalisasi ini sendiri berlangsung selama 178 hari kalender, terhitung mulai 15 Maret 2022 hingga 9 September 2022 berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 9 Tahun 2022.

Pemerintah menunjuk PT Wijaya Karya Tbk, PT Pembangunan Perumahan Tbk, dan PT Indah Karya (Persero) untuk melakukan Revitalisasi Fasilitas Pangkalan Tentara Nasional Indonesia atau Bandar Udara Halim Perdanakusuma.

“Bandara Halim telah beroperasi kembali untuk melayani penerbangan komersial pada 1 September 2022, usai dilakukannya revitalisasi sejak Maret 2022,” ujar Muhammad Sapri Pamulu.

Sebelum dioperasikan, Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Udara telah melakukan serangkaian koordinasi dengan TNI AU, AP II, Airnav Indonesia, serta pihak terkait lainnya, untuk memastikan aspek keselamatan, keamanan, pelayanan, serta pemenuhan terhadap seluruh regulasi terpenuhi.

Beberapa uji coba landing take off, sertifikasi, dan kalibrasi, juga telah dilakukan sebelum landasan (runway) dioperasionalkan kembali. Dengan panjang runway 3.000 meter, semua jenis pesawat hingga Boeing 747 dan 777 bisa mendarat di bandara ini.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved