Politeknik ATI Makassar

Politeknik ATI Makassar Serahkan Alat Pengendali Air di Maros dan Mesin Pengembang Roti di Gowa

Politeknik ATI Makassar dukung peningkatan produktivitas Industri Kecil dan Menengah (IKM). 

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Hasriyani Latif
Politeknik ATI Makassar
Penyerahan alat pengendali level air otomatis, alat monitoring suhu dan kelembapan, serta alat pengabut air otomatis oleh Politeknik ATI Makassar di Maros (Kiri) dan Pengembang Roti Otomatis di Gowa (Kanan) pada Rabu (5/10/2022). Mesin yang diserahkan ini merupakan hasil karya mahasiswa. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Politeknik ATI Makassar terus membuktikan komitmennya mendukung peningkatan produktivitas Industri Kecil dan Menengah (IKM). 

Hal tersebut dibuktikan dengan penyerahan alat buatan mahasiswa dari Program Studi Otomasi Sistem Permesinan (OSP) ke IKM di Kabupaten Maros dan Gowa, Sulawesi Selatan.

Ketua Prodi OSP Sitti Wetenriajeng Sidehabi menyebutkan alat yang diserahkan ke IKM merupakan hasil tugas akhir mahasiswa yang akan menyelesaikan pendidikannya tahun ini.

Di IKM Jamur Simbang Maros, alat yang diserahkan yaitu alat pengendali level air otomatis, alat monitoring suhu dan kelembapan, serta alat pengabut air otomatis. 

Ketiga alat tersebut dibuat Muh Fadil Prasetyo, Muh Rivaldi Sasmita, dan Musmuliadi.

Sementara alat yang telah diserahkan di IKM Roti Nakku di Gowa yaitu dua mesin Pengembang Roti Otomatis yang berbasis Thermohygrostat STC 3028 dan Berbasis Mikrokontroller.

Mesin ini buatan dua mahasiswa Aynul Qalbi dan Nur Ikhsan.

Alat ini diserahkan secara bersamaan di tempat terpisah kepada masyarakat pada Rabu (5/10/2022)

"Kami harap alat yang dibuat oleh mahasiswa kami aplikatif di IKM dan masyarakat untuk meningkatkan produktivitas usaha yang mereka jalankan," katanya saat menyerahkan alat di Kabupaten Maros.

Direktur Politeknik ATI Makassar Muhammad Basri mengapresiasi program dari Prodi OSP yang mampu membantu IKM.

Program ini mejalankan transformasi digital melalui pemutakhiran teknologi dalam proses produksi usaha masyarakat

"Kami selalu mendorong mahasiswa membuat inovasi teknologi industri 4.0 berbasis Internet of Things yang dapat meningkatkan produktivitas IKM," jelasnya.

Camat Simbang Maros Muhammad Aris mengaku bersyukur mahasiswa Politeknik ATI Makassar mampu membuatkan alat untuk mengatasi masalah di IKM. 

"Alhamdulillah mahasiswa Politeknik ATI Makassar mampu menemukan solusi dalam menjawab masalah masyarakat," ujarnya.

Ia pun berharap ke depannya akan ada kerjasama agar program tersebut bisa terus berjalan untuk membantu IKM dan masyarakat.

"Inilah esensi dari mahasiswa, mereka mampu berkarya membantu masyarakat. Kita harap Politeknik ATI Makassar mampu terus berinovasi dan membantu masyarakat," lanjutnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved