Lorong Wisata

Danny Pomanto Yakin Lorong Wisata Jadi Solusi Ancaman Resesi Ekonomi

Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo bahkan sempat menyinggung soal gelapnya perekonomian pada 2023 mendatang.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Muh. Irham
Tribun Makassar/Siti Aminah
Wali Kota Makassar Danny Pomanto saat mengunjungi lorong wisata di Kelurahan Tello Kecamatan Panakkukang, Senin (3/9/2022). Danny yakin jika lorong wisata akan menjadi jawaban atas ancaman resesi ekonomi yang mengancam Indonesia di tahun 2023 mendatang 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Pemerintah pusat telah memprediksi resesi ekonomi global bakal terjadi pada tahun 2023 mendatang.

Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo bahkan sempat menyinggung soal gelapnya perekonomian pada 2023 mendatang.

Jokowi juga mengingatkan terkait krisis pangan yang telah melanda beberapa negara.

Menghadapi hal tersebut, Wali Kota Makassar Danny Pomanto mengatakan Pemerintah Kota Makassar sedang bersiap untuk menghadapi ancaman tersebut.

Kata Danny, lorong wisata (longwis) adalah jawaban untuk mengatasi resesi yang akan terjadi.

"Ini jawabnya (longwis) kenapa saya gencar pelihara ikan dan lain-lain jadi mereka (masyarkat) tidak belanja ke pasar lagi, ambil di sini masyarakat, kita siapkan tanamannya, kolamnya," ucap Danny Pomanto, Senin (3/10/2022).

Danny menyampaikan, resesi terjadi akibat dari inflasi.

Inflasi terjadi jika kebutuhan masyarakat tidak terpenuhi.

"Jika Makassar masih sanggup memenuhi kebutuhan masyarakat, otomatis resesi tidak akan terjadi," kata Wali Kota Makassar dua periode ini.

"Kenapa saya mempercepat ini (lorong wisata) karena negara Eropa sudah mulai resesi, Amerika sudah mulai resesi, makanya Indonesia paling tidak Makassar harus betul-betul mempersiapkan, longwis jawabannya," tegas Danny.

Bukan hanya ketahanan pangan yang akan diperkuat, tapi juga kemandirian ekonomi rakyat.

Lewat lorong wisata, banyak hal yang bisa dilakukan masyarakat.

Mulai dari memperkuat ketahanan pangan dengan menanam sayuran, buah. 

Kemudian membuat tempat kuliner untuk menghidupkan UKM yang ada di lorong.

Hingga membangunkan aspek-aspek kehidupan masyarakat lainnya seperti pariwisata, kebudayaan, dan pendidikan. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved