Menkumham RI Motivasi Ratusan UMKM dan Komunitas Kreatif di Makassar Daftarkan KI

Yasonna H. Laoly mendapat atensi saat memotivasi 200 (UMKM) dan komunitas kreatif di Makassar untuk dapat mendaftarkan Kekayaan Intelektualnya (KI).

Editor: Content Writer
DOK KEMENKUMHAM
Menkumham RI, Yasonna H. Laoly saat mengisi acara Yasonna Mendengar di Makassar, Selasa (28/9/2022). 

MENTERI Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI, Yasonna H. Laoly mendapat atensi saat memotivasi 200 usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM ) dan komunitas kreatif di Makassar untuk dapat mendaftarkan Kekayaan Intelektualnya (KI), Selasa (28/9/2022).

Yasonna menjelaskan bahwa UMKM dalam pendaftaran KI-nya, baik itu Merek dan lainnya telah diberi kemudahan dan diskon.

“Dalam konteks inilah kami datang ke pelaku usaha di Sulawesi Selatan untuk mendengarkan bagaimana proses pendaftaran KI yang dilakukan oleh pelaku usaha,” jelas Yasonna.

Yasonna mengatakan bahwa saat ini seluruh pendaftaran KI, baik itu merek, hak cipta, paten dan lainnya telah berlangsung secara online.

Maka akan semakin memudahkan para pelaku usaha (UMKM) untuk mendaftarkan KI produk – produknya.

Suasana saat Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI, Yasonna H. Laoly memotivasi 200 usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM ) dan komunitas kreatif di Makassar untuk dapat mendaftarkan Kekayaan Intelektualnya (KI), Selasa (28/9/2022).
Suasana saat Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI, Yasonna H. Laoly memotivasi 200 usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM ) dan komunitas kreatif di Makassar untuk dapat mendaftarkan Kekayaan Intelektualnya (KI), Selasa (28/9/2022). (DOK KEMENKUMHAM)

Bahkan kini permohonan hak cipta kurang dari 10 menit bisa langsung terbit surat pencatatan ciptaannya.

“Inilah yang akan mendorong para komunitas kreatif untuk mendaftarkan ciptaannya,” kata Yasonna    

Tidak hanya itu, Kemenkumham juga memberikan kemudahan pendirian badan usaha bagi UMKM dengan menghadirkan pendaftaran Perseroan Perorangan.

Masyarakat dapat memiliki badan usaha tanpa akta notaris, tanpa kapital besar, dan dengan harga terjangkau.

Bahkan Produk KI yang telah tercatat maupun terdaftar di DJKI dapat jadi jaminan fidusia baik untuk bank maupun non bank.

Selain itu, Menkumham mengatakan Makassar menjadi wilayah yang paling banyak menyumbang permohonan kekayaan intelektual di antara kota lain di Sulawesi Selatan.

Sedangkan secara nasional, Sulsel berada di urutan sembilan besar dan paling tinggi di seluruh Sulawesi.

Pada 2020, permohonan hak cipta dari Sulsel mencapai 1.749 dan naik pada 2021 yaitu 2.751 permohonan.

Melalui permohonan tersebut, Makassar telah menyumbang sebanyak 1.963 permohonan hak cipta pada 2021.

Yasonna Mendengar sendiri telah menjadi wujud dukungan pemerintah untuk senantiasa memperbaiki dan memperbaharui regulasi dan pelayanan publik.

Tentunya ada keterkaitanna dengan KI agar tetap relevan sesuai kebutuhan masyarakat.

Kegiatan Yasonna mendengar sendiri turut di hadiri oleh Walikota Makassar, Jajaran Pemerintah Provinsi, Plt. Dirjen KI, Kepala Bea Cukai Makassar.

Juga Kakanwil Kemenkumham Sulsel Liberti Sitinjak, Rektor UNM dan para Kakanwil Kemenkumham di Indonesia bagian timur.(adv/rerifaabdurahman).

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved