Citizen Reporter

Jet Aerasi, Solusi Tepat Guna Budidaya Ikan Nila

Masyarakat pertama kali membudidayakan ikan nila dengan memperoleh bibit yang dibeli dari pasar tradisional.

Penulis: CitizenReporter | Editor: Imam Wahyudi
Jet Aerasi, Solusi Tepat Guna Budidaya Ikan Nila
ist
Dosen Budidaya Perairan Unismuh Makassar, Farhanah Wahyu, SPi, MSi (kiri)

Citizen Reporter
Farhanah Wahyu, SPi, MSi
Dosen Budidaya Perairan Unismuh Makassar
Melaporkan dari Pangkep

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Budidaya ikan nila merupakan salah satu jenis budidaya ikan tawar yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia.

Khususnya masyarakat pesisir Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, Sulsel.

Teknik budidaya yang sederhana, hasil panen melimpah, dan keuntungan yang banyak bagi pembudidaya adalah alasan utama bagi masyarakat membudidayakan ikan nila.

Masyarakat pertama kali membudidayakan ikan nila dengan memperoleh bibit yang dibeli dari pasar tradisional.

Dan bagi pembudidaya yang cukup berpengalaman umumnya memperoleh bibit ikan nila dari indukan peliharaan mereka.

Adapun jenis bibit ikan nila yang dibudidayakan oleh masyarakat adalah jenis ikan nila yang berwarna hitam, dengan berat rata-rata 3 gram dengan ukuran panjang sekitar 1 cm.

Proses pembesaran bibit ikan nila hingga mendapatkan hasil panen yang maksimal merupakan poin penting dalam proses kegiatan budidaya.

Sehingga dengan alasan tersebut diadakan kegiatan kolaborasi antar dua dosen Universitas Muhammadiyah Makassar untuk melakukan kegiatan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).

Kolaborasi PKM tersebut melibatkan dosen yang memiliki latar belakang bidang ilmu berbeda.

Yaitu Farhanah Wahyu, SPi, Msi (Dosen Budidaya Perairan) dan Dewi Hikmah Marisda, Spd, Mpd (Dosen Pendidikan Fisika) Unismuh Makassar.

Kegiatan kolaborasi PKM ini diikuti 21 orang peserta yang terdiri dari ketua, anggota kelompok tani “Chanos Jaya”, tokoh masyarakat Kecamatan Labakkang dan masyarakat sekitar lokasi kegiatan PKM yang turut belajar membudidayakan ikan nila.

Masyarakat sangat antusias dalam program kegiatan kolaborasi tersebut, dimana presentasi pertama dibawakan oleh Farhanah Wahyu sebagai dosen budidaya perairan yang memaparkan mengenai  ilmu yang berkaitan dengan budidaya ikan nila.

Materi tersebut sangat tepat sebagai bahan pengantar untuk berbagi pengetahuan bagi masyarakat dalam membudidayakan ikan nila.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved