2 Jukir di Makassar Terlibat Duel Gegara Lahan Parkir, Berujung Saling Lapor

Dalam insiden perkelahian itu, Sulaiman terkena luka tusukan pisau dapur di bagian dada kiri dan luka gigitan di lengan kiri.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Hasriyani Latif
ladbible.com
ILUSTRASI PENGANIAYAAN - Dua juru parkir terlibat duel atau perkelahian di depan warung Coto Jl Batua Raya, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Selasa (27/9/2022). Pemicu perkelahian diduga persoalan lahan parkir. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dua juru parkir terlibat duel atau perkelahian di depan warung Coto Jl Batua Raya, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Selasa (27/9/2022).

Keduanya, Sulaiman (54) dan Muh Amir Yusuf masing-masing warga Jl Batua Raya, Makassar.

Dalam insiden perkelahian itu, Sulaiman terkena luka tusukan pisau dapur di bagian dada kiri dan luka gigitan di lengan kiri.

Sementara, Muh Amir Yusuf terkena pukulan pada mata kanan dan bagian hidung.

Kasi Humas Polsek Panakkukang Bripka Ahmad Halim yang dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu.

Ahmad Halim mengatakan pemicu perkelahian diduga persoalan lahan parkir.

Bermula saat Sulaiman pulang dan singgah di warung membeli snack (makanan ringan) untuk anaknya.

Setelah membeli snack, Sulaiman pun bertemu Muh Amir Yusuf dan terjadilah adu mulut.

"Saat itulah Sulaiman menanyakan, 'Kenapa kau larangka parkir depan rumahmu" dijawab Muh Amir 'Saya tidak pernah bermasalah dengan kau' selanjutnya cekcok mulut terus terjadi hingga terjadi adu fisik antara keduanya," kata Bripka Ahmad Halim.

Melihat keributan itu, lanjut Ahmad, warga sekitar pun berdatangan melerai.

Disusul Ibu Muh Amir datang ke TKP dan berbicara dengan Sulaiman.

"Tetapi tiba-tiba datang Muh Amir menyerang ke arahnya dan saat itu Sulaiman merasakan ada yang menghujam ke dadanya bagian kiri," ujar Ahmad Halim.

"Mengetahui itu senjata tajam (jenis pisau dapur), sehingga ia menangkap tangan Muh Amir yang memegang pisau, tetapi lengan kirinya kembali digigit Muh Amir," sambungnya.

Warga sekitar pun kembali melerai dan menghubungi personel Polsek Panakkukang.

Kini keduanya saling lapor di Mapolsek Panakkukang.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved