Danny Pomanto Minta TAPD Makassar Alokasikan Anggaran Mobil Listrik di APBD 2023

Danny Pomanto meminta TAPD Makassar mengalokasikan anggaran mobil listrik pada pembahasan APBD 2023 Makassar.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Abdul Azis Alimuddin
Wuling Kumala
Launching Wuling Air EV di Makassar Rabu (7/9/2022) lalu. Wuling Kumala menyambut baik kebijakan mobil listrik jadi kendaraan dinas pemerintah. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar Danny Pomanto meminta pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Makassar 2023 ditunda.

Penundaan pembahasan itu diperlukan karena ada beberapa kebijakan pusat perlu diakomodir, termasuk kendaraan dinas atau randis listrik.

Danny Pomanto pun menginstruksikan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Makassar segera memasukkan alokasi anggaran dalam pembahasan APBD 2023.

Nantinya, randis listrik ini akan digunakan oleh sebanyak 51 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Makassar.

Termasuk empat pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar.

“Itu kenapa kemarin KUA PPAS APBD 2023 kita minta waktu, karena ada pemasukan kendaraan listrik dan itu masukan dari presiden,” kata Danny Pomanto, Selasa (20/9/2022).

Danny Pomanto mengaku tidak perlu kendaraan listrik besar dan mewah, yang penting berbahan bakar listrik.

Kendati demikian, Danny Pomanto tidak menyebut spesifikasi maupun estimasi harga kendaraan dinas listrik yang diinginkan.

“Belum tahu anggarannya. Saya belum tahu itu, tapi ada yang kecil-kecil murah katanya,” kata Danny Pomanto.

“Tapi mobil produk Cina kan. Ada kecil-kecil. Jadi yang kecil-kecil saja. Yang murah-murah lah. Itukan mobil dinas ini bukan mobil keluarga,” Danny Pomanto.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved