Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ray Suryadi Arsyad Beberkan Hasil Rapimnas Demokrat di Jakarta, Kader Diminta Solid Menangkan AHY

Polisi Demokrat Kota Makassar, Ray Suryadi Arsyad juga menghadiri acara yang berlangsung di Jakarta Convention Center tersebut.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/SITI AMINAH
Anggota DPRD Makassar Ray Suryadi Arsyad.  

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Partai Demokrat baru saja melangsungkan rapat pimpinan nasional (rapimnas) beberapa waktu lalu.

Seluruh kader hingga tingkat daerah menghadiri agenda besar tersebut.

Polisi Demokrat Kota Makassar, Ray Suryadi Arsyad juga menghadiri acara yang berlangsung di Jakarta Convention Center tersebut.

Ray mengatakan, ada beberapa poin yang disampaikan dalam pidato Ketua Umum (Ketum) Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono.

Pertama terkait sikap Demokrat menghadapi masalah ekonomi dan hal yang berkaitan hajat hidup orang banyak.

Soal kenaikan BBM kata Ray, belum seharusnya pemerintah mengambil kebijakan tersebut mengingat harga minyak di pasaran dunia tidak mengalami kenaikan. 

"Demokrat menilai belum saatnya  dinaikkan (BBM) karena melihat harga minyak dunia sebenarnya turun, ini tidak sinkron dengan kondisi sekarang," ucapnya kepada Tribun-Timur.com, Senin (19/9/2022).

Dimasa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), BBM memang mengalami kenaikan, tapi pada saat harga dunia mengalami penurunan, pemerintah juga ikut menurunkan harga BBM.

Demokrat kata Ray, sebagai partai yang pernah menjadi pemenang pemilu sudah punya banyak pengalaman terkait bangun membangun.

Dengan begitu, Demokrat menawarkan diri untuk memberi formulasi baru dengan menawarkan sinyal kadernya akan maju di Pilpres 2024.

Selain itu, Ketum AHY juga memberi perintah agar seluruh kader solid menyuarakan aspirasi masyarakat.

"Aspirasi masyarakat harga mati yang harus diperjuangkan kader Demokrat," tuturnya.

Meski belum ada deklarasi secara langsung, tetapi kader diminta untuk solid menyukseskan Pilpres 2024 bersama AHY.

AHY secara langsung juga telah menawarkan diri untuk melakukan yang terbaik untuk masyarakat.

"Belum ada arahan untuk pileg atau pilkada hingga ke daerah, masih terkait Pilpres secara umum," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved