DRPD Makassar Usul Pembangunan Rumah Sakit Tipe D Setiap Dapil

Usulan RS tersebut sejalan dengan dihentikannya layanan rawat inap di setiap puskesmas per 1 Oktober 2022.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SITI AMINAH
Anggota DPRD Kota Makassar Yeni Rahman. Yeni Rahman mengusulkan adanya pembangunan rumah sakit di tiap dapil pada tahun anggaran 2023. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Anggota Komisi D DPRD Makassar Yeni Rahman mengusulkan adanya pembangunan rumah sakit di tiap dapil pada tahun anggaran 2023.

Usulan RS tersebut sejalan dengan dihentikannya layanan rawat inap di setiap puskesmas per 1 Oktober 2022.

Menurutnya, paling tidak layanan rumah sakit tersebut setara dengan fasilitas yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Makassar atau tipe D.

"Kita usulkan ada rumah sakit tiap dapil," ucap Yeni Rahman kepada Tribun-Timur.com, Senin (19/9/2022).

Harapannya, masyarakat bisa mengakses layanan kesehatan secara gratis.

Apalagi mereka akan susah mengakses rumah sakit terdekat karena tak ada lagi layanan rawat inap di puskesmas.

Puskesmas hanya melayani layanan kesehatan mendasar.

Sementara jika mereka harus ke rumah sakit swasta butuh biaya besar.

"Biasanya warga biasa agak susah kalau ke RS swasta, apalagi kalau BPJS-nya menunggak," tuturnya.

Hadirnya rumah sakit di tiap dapil akan memudahkan masyarakat karena aksesnya lebih dekat.

Diketahui, dari 47 puskesmas di Makassar, sebanyak 12 puskesmas yang melayani rawat inap.

Puskesmas tersebut dilengkapi dengan fasilitas yang memadai dan lengkap untuk merawat pasien inap.

Kepala Dinas Kesehatan Makassar Nursaidah Sirajuddin mengatakan aturan terkait peniadaan rawat inap di puskesmas sudah berlaku sejak tiga tahun lalu.

Alasannya, warga yang ada di wilayah perkotaan sudah dimudahkan untuk mengakses rumah sakit.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved