Per Agustus 2022, Nilai Transaksi BRImo Capai Rp 1.567 Triliun

Per Agustus 2022, BRImo berhasil mencapai Rp 1.567 triliun. Angka ini diproyeksikan akan bertambah menjadi Rp 2.500 triliun pada akhir 2022.

DOK. BRI
BRImo memiliki beragam fitur yang memudahkan pelanggan dalam bertransaksi. 

TRIBUN-TIMUR.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) atau BRI mencatat kinerja menggembirakan melalui aplikasi digital banking BRImo. 

Pasalnya, pada periode Januari-Agustus 2022, nilai transaksi BRImo berhasil mencapai Rp 1.567 triliun. Angka ini diproyeksikan akan bertambah menjadi Rp 2.500 triliun pada akhir 2022.

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengungkapkan, adanya ratusan fitur finansial di BRImo menjadi salah satu alasan mengapa aplikasi digital banking ini begitu populer di tengah masyarakat.

Pertumbuhan nilai transaksi itu, sebut dia, sejalan dengan strategi BRImo yang gencar melakukan inovasi dari segi fitur dan kemitraan dengan merchant

“Sebagai financial super app, BRImo terus berusaha melengkapi fitur untuk menjadikan BRImo sebagai one stop solution digital banking bagi nasabah. Pencapaian volume transaksi ini juga sejalan dengan pertumbuhan user yang terbilang cukup pesat,” jelas Handayani dalam keterangan tertulisnya, Minggu (18/9/2022).

Lebih lanjut, Handayani menyatakan, BRImo mencatat pertumbuhan 700.000-800.000 user per bulan. Hingga Agustus 2022, jumlah pelanggan yang bertransaksi lewat BRImo mencapai 20,24 juta orang.

“BRImo menjadi digital banking yang semakin diandalkan oleh nasabah, dapat dilihat dari keaktifan transaksinya. Kami mencatat jumlah transaksi BRImo per Agustus 2022 yang telah mencapai 1.063 juta kali transaksi di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Adapun sejumlah fitur unggulan BRImo yang populer, antara lain Digital Saving, Registrasi BRImo, BRImo Fast Menu, Tarik Tunai Tanpa Kartu, hingga Personal Financial Management.

Semua fitur yang ada di BRImo, sambung Handayani, terus dikembangkan agar bisa terkoneksi ke berbagai ekosistem digital. BRI juga terus memperluas kolaborasi dengan berbagai startup financial technology (fintech) kenamaan Indonesia.

“Hal ini ditempuh lantaran business concern BRImo ke depan mengarah pada peningkatan use case, daily needs transaction dan tentunya juga memberikan social impact,” ujarnya.

Edukasi masyarakat

Sebagai hybrid bank, BRI juga rutin melakukan edukasi dan literasi digital, sehingga layanan digital banking bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

Bank dengan jaringan terluas di Indonesia ini mengerahkan penyuluh digital yang bertugas untuk mendampingi nasabah dalam mengakses layanan perbankan, mulai dari pembukaan rekening, transaksi digital, hingga edukasi mengenai keamanan data pribadi dan perbankan.

Handayani menuturkan, BRI juga terus menggaet berbagai merchant untuk bergabung dengan ekosistem BRImo.

"Per Juli 2022, BRI telah memiliki lebih dari 219.000 mitra merchant EC dan 2,6 juta merchant QRIS," tuturnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved