Nasib Pembangunan Stadion Mattoanging Makin Tak Jelas, Hayat Gani: Saya Belum Bisa Jawab

Sekda Sulsel Abdul Hayat Gani menyatakan Stadion Mattoanging merupakan kebutuhan klub sepak bola kebanggaan masyarakat Sulsel, PSM Makassar.

TRIBUN-TIMUR.COM/SANOVRA
Kondisi Stadion Stadion Mattoanging Makassar terekam menggunakan kamera drone Tribun Timur di Jl Cendrawasih, Makassar, Rabu (13/4/2022). Tampak rumput liar memenuhi stadion ini dan bekas galian tribun menjadi kubangan. Bahkan beberapa warga memanfaatkan sebagai lokasi mancing. Stadion yang dulunya berkapasitas 15 ribu penonton ini menjadi area tempat penampungan material proyek. Setelah dirobohkan sejak dua tahun lalu, pembangunan stadion kebanggan sporter PSM ini belum ada tanda-tanda dibangun kembali.  TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pembangunan Stadion Mattoanging disorot fraksi pada saat menyampaikan pemandangan umum terkait Ranperda dalam sidang paripurna DPRD Sulsel, Jumat (16/9/2022).

Saat ditanyakan terkait sorotan fraksi di sidang paripurna, Sekda Sulsel Abdul Hayat Gani mengaku tetap optimistis terhadap pembangunan sarana olahraga itu.

Menurut Abdul Hayat Gani, Stadion Mattoanging merupakan kebutuhan bagi masyarakat Makassar. Khususnya bagi klub sepak bola kebanggaan masyarakat Sulsel, PSM Makassar.

“Kita tetap optimistis membangun Stadion Mattoangin karena itu bagian dari kebutuhan dasar,” kata Abdul Hayat Gani.

Ditanyakan terkait pembangunan untuk tahun ini, ia enggan berkomentar.

Hayat Gani mengaku belum mengetahui secara pasti apakah stadion itu akan dibangun tahun ini atau tahun depan.

Sehingga ia belum bisa memberikan keterangan kepada wartawan.

“Saya belum bisa jawab karena belum ada laporan resmi,” katanya.

Sebelumnya juga telah diberitakan, Stadion Mattoanging sejak tahun 2022 belum juga tayang lelang untuk ketiga kalinya setelah gagal tender dua kali.

Pihak OPD yang menangani teknis pengerjaan Stadion Mattoanging tersebut yakni Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Sulsel berdalih sudah menyerahkan dokumen tender kepada Biro Barjas Sulsel untuk dilelang.

Sementara Biro Barang dan Jasa (Barjas) Pemprov Sulsel menegaskan bahwa masih dalam tahap review oleh inspektorat, dan simultan juga dilakukan konsultasi ke BPK dan LKPP.

Apa sebenarnya yang menjadi penyebab sehingga proses pengerjaan Stadion Mattoanging masih belum menemui titik terang?

Saat dihubungi, Kepala Bidang Humas Diskominfo Sulsel Sultan Rakib yang dihubungi via telepon mengatakan bahwa prosesnya masih dalam kajian atau review.

“Masih berproses. Harus berproses karena memang ada anggarannya di APBD 2022 sebesar Rp66 miliar,” ujar Sultan, Senin 22 Agustus 2022 via telepon.

Kendati menyebutkan masih berproses, Sultan tak menampik jika memang ada kendala sehingga proses ini tergolong lamban.

Pertama, lanjut mantan Kabid Ops Satpol PP Sulsel ini, review yang ketat untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan ke depan.

“Kedua, prinsip kehati-hatian Pemprov Sulsel dalam melaksanakan proyek ini. Karena ternyata informasi dari Biro Hukum Pemprov Sulsel ada gugatan perdata dari dua pihak kepada Pemprov Sulsel di Pengadilan Negeri Makassar terkait lahan di Mattoanging,” ungkap Sultan Rakib.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved