Demo Tolak Harga BBM Naik, Ampera Ngotot Ingin Bertemu dengan 3 Pimpinan DPRD Palopo
Aksi unjuk rasa Ampera ini merupakan demo lanjutan yang dilakukan pada Selasa (13/9/2022).
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Saldy Irawan
TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (Ampera) Kota Palopo kembali melakukan demo menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Rabu (14/9/2022) sore.
Aksi unjuk rasa Ampera ini merupakan demo lanjutan yang dilakukan pada Selasa (13/9/2022).
Namun kali ini aksi dilakukan di Kantor DPRD Palopo, Jl Andi Baso Rahim, Kelurahan Tompotikka, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan dengan jumlah massa yang lebih sedikit.
Hanya ada puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aksi ini.
Para mahasiswa dalam aksi ini ngotot ingin bertemu dengan tiga pimpinan DPRD Palopo.
Yakni ketua, wakil ketua satu, dan wakil ketua dua.
Kerena para pimpinan tidak ada, pendemo hanya ditemui oleh tiga legislator perempuan.
Yakni, Herawati Masdin, Darmawati, dan Ely Niang.
Darmawati menyebut pihaknya dan pendemo sepakat aksi dilanjutkan pada Jumat 16 September 2022.
"Aksi ini akan dilanjutkan Jumat 16 September 2022 sebagaimana kesepakatan kita, mereka meminta pimpinan DPRD untuk menemui dan menerima aspirasi mereka," katanya.
Kemarin, seratusan mahasiswa melakukan unjuk rasa di Jl Jenderal Sudirman, Kelurahan Sampoddo, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Selasa (13/9/2022) sore.
Mahasiswa dari berbagai lembaga internal dan eksternal kampus yang demo tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (Ampera).
Pendemo dalam aksi kali ini membawa sembilan tuntutan.
Pertama menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi.
Tuntutan lain mendesak pemerintah dan aparat hukum memberantas mafia migas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dpp-rdd-21111.jpg)