Harga BBM Naik
Wali Kota Palopo Soal Kenaikan Harga BBM: Itu Cara Pemerintah Cari Solusi yang Lebih Baik
Judas Amir mengatakan, kenaikan harga BBM merupakan cara pemerintah mencari solusi terbaik.
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Muh. Irham
PALOPO, TRIBUN-TIMUR.COM - Pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dan non subsidi pada 3 September 2022 lalu.
Kebijakan ini menuai protes dari sejumlah kalangan masyarakat.
Di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, gelombang penolakan kenaikan harga BBM ramai disuarakan organisasi mahasiswa.
Sejumlah organisasi telah turun ke jalan dalam sepekan terakhir.
Wali Kota Palopo, Muh Judas Amir, mengomentari keputusan pemerintah pusat menaikkan harga BBM.
Wali Kota dua periode yang juga Ketua DPD Nasdem Kota Palopo tersebut menyebut, langkah pemerintah menaikkan harga BBM sebagai upaya untuk mencari solusi yang lebih baik lagi.
Di tengah berbagai permasalahan keuangan yang dihadapi pemerintah.
"Itu upaya pemerintah untuk mencari solusi yang lebih baik lagi," kata Judas Amir usai menyerahkan BLT BBM dan Sembako kepada warga di Kantor Pos Palopo, Kamis (8/9/2022).
"Mencari solusi yang lebih baik lagi, nah itu," tegas Judas Amir lagi.
Di lain pihak, mahasiswa dari berbagai lembaga internal dan eksternal kampus di Palopo sudah beberapa kali demo menolak kenaikan harga BBM.
Seperti Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI).
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI).
Ada pula Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) hingga Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
Juga Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Cokroaminoto Palopo hingga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Andi Djemma (Unanda) Palopo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Wali-Kota-Palopo-Judas-Amir-soal-BBM.jpg)