Gubernur DKI

Profil Bahtiar, Tokoh Bugis Kelahiran Bone Berpeluang Gantikan Anies Baswedan Jabat Pj Gubernur DKI

Birokrat kelahiran Kabupaten Bone, Bahtiar, salah satu pejabat Kemendagri berpeluang menggantikan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Editor: Sudirman
Kemdagri
Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum), Bahtiar. Bahtiar disebut salah kandidat berpeluang menggantikan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum), Bahtiar, salah satu pejabat Kemendagri berpeluang menggantikan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Bahtiar merupakan birokrat kelahiran Kabupaten Bone, Sulsel.

Masa jabatan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI bakal berakhir Oktober 2022.

Baca juga: Relawan Capres Anies Baswedan Diluncurkan Depan Rujab Wakil Gubernur Sulsel, Dihadiri Ex Aktivis HMI

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta ke Eropa, Jenderal Tito Karnavian Bicara soal Siapa Akan Ganti Anies Baswedan

Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando EMaS, menilai Bahtiar salah satu birokrat di Kemendagri layak menggantikan Anies Baswedan.

Bahtiar dinilai mampu mengendalikan stabilitas politik dan sosial di DKI Jakarta.

Hal itu termasuk dalam membangun komunikasi, baik dengan jajaran internal DKI Jakarta maupun pemerintah pusat.

Selain itu, sebagai seorang ASN, Bahtiar dinilai memegang teguh sikap netral, sehingga sosoknya dapat diterima semua pihak.

"Tidak banyak pejabat tinggi madya yang memiliki kapasitas dan kualifikasi seperti itu, salah satunya pejabat tinggi madya di internal Kemendagri ada Pak Bahtiar yang saat ini menjabat sebagai Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum."

"Itu kan pandangan saya sebagai pengamat, tapi itu juga kembali kepada keputusan Presiden yang sebelumnya melalui proses profiling dan TPA dulu,” ungkapnya.

Sementara Mendagri Tito Karnavian mengaku belum menerima masukan nama-nama kandidat Pj Gubernur DKI Jakarta.

Mendagri juga memastikan bahwa Pj Gubernur Jakarta memiliki kriteria netral, profesional, dan berpengalaman.

Hal ini mengingat DKI Jakarta merupakan provinsi penting sebagai ibu kota negara.

Sebelumnya, telah beredar sejumlah nama yang akan menggantikan Anies Baswedan mendatang.

Mereka di antaranya Kepala Sekretariat Kepresidenan Heru Budi Hartono, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Marullah Matali, dan Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Bidang Informasi dan Komunikasi Politik Juri Ardiantoro.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved