313 Hewan Ternak di Kabupaten Maros Terinfeksi PMK, Terbanyak di Kecamatan Marusu

Penyebarannya sudah semakin luas. Dari 81 ekor Hewan ternak beberapa waktu lalu, hingga saat ini sudah mencapai 313 ternak sapi dan kerbau

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Waode Nurmin
TribunMaros.com/Nurul Hidayah
ILUSTRASI- vaksinasi sapi di Kabupaten Maros. Ratusan hewan ternak di Kabupaten Maros terinfeksi Penyakit mulut dan kuku (PMK). 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Ratusan Hewan ternak di Kabupaten Maros terinfeksi Penyakit mulut dan kuku (PMK).

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros mencatat, sudah 313 hewan ternak yang terinfeksi.

44 ekor diantaranya merupakan merupakan kerbau.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, Muhammad Danial mengatakan penyebaran PMK meluas ke lima kecamatan, yakni, Kecamatan Moncongloe, Tanralili, Marusu, Kecamatan Turikale dan Kecamatan Lau.

"Penyebarannya sudah semakin luas. Dari 81 ekor ternak beberapa waktu lalu, hingga saat ini sudah mencapai 313 ternak sapi dan kerbau," jelasnya.

Meski begitu, ada juga hewan ternak yang sembuh dari PMK.

Jumlahnya kata dia sekitar 25 ekor ternak sapi.

Hewan ternak sapi ini kembali sembuh setelah ditangani dan dirawat dengan baik oleh petugas kesehatan hewan.

"Jumlahnya ada sekitar 25 hewan ternak. Hewan ternak ini berada di Desa Bontomate'ne. Kita harapkan seluruh hewan yang terinfeksi dan sakit bisa segera sembuh tanpa harus dipotong paksa," ujarnya kepada wartawan.

Danial merinci, penyebaran PMK di lima Kecamatan ini yakni Kecamatan Moncongloe Desa Moncongloe Lappara sebanyak 17 ekor sapi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved