Harga Telur Ayam di Gowa Naik Capai Rp60 Ribu Per Rak
Kepala Pasar Induk Minasamaupa, Sungguminasa Zainuddin Langke Daeng Tompo mengatakan, naiknya harga telur ayam terjadi sejak bulan lalu.
Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-GOWA.COM - Harga telur ayam ras di Kabupaten Gowa mengalami kenaikan harga.
Kepala Pasar Induk Minasamaupa, Sungguminasa Zainuddin Langke Daeng Tompo mengatakan, naiknya harga telur ayam terjadi sejak bulan lalu.
Kenaikan harga telur ayam disebut mencapai 10 persen.
Dampak kenaikan harga ini dirasakan oleh pedagang dan pembeli sekira dua pekan ini.
"Dalam dua pekan ini harganya mencapai Rp60 ribu per rak. Naik sekitar 10 persen," ujarnya, Kamis (1/9/22).
Ia menyebut, harga telur saat ini untuk ukuran kecil yakni Rp55 ribu hingga Rp58 ribu per rak.
Sedangkan telur ayam yang berukuran agak besar mencapai Rp60 ribu per rak.
"Sebelum harga naik itu maksimal penjual telur ayam per rak Rp50 ribu," bebernya.
Menurut dia, kenaikan harga telur ayam diduga karena ada kabar kalau harga pakan ternak ayam petelur ikut naik.
Sehingga, distributor atau agen telur juga menaikkan harga telur ke pedagang.
Meski demikian, dia mengaku tidak ada kelangkaan ayam telur. Stoknya masih aman.
"Jadi tidak ada kelangkaan telur, menurut informasi katanya harga pakan ternak ayam petelur naik. Mungkin itu penyebabnya. Saya juga tidak bisa memastikan penyebabnya," bebernya.
Salah satu pedagang telur, Ana mengaku menjual dengan harga Rp 59 ribu per rak untuk ukuran besar.
Sedangkan telur berukuran lebih kecil dijual seharga Rp 54 ribu.
"Kami beli juga lebih mahal dari harga sebelumnya, jadi kami sesuaikan harga jual," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/gooowa444.jpg)