Kriminal Bulukumba

Dear Kapolres Bulukumba, Monitor Pencurian Cengkeh Resahkan Warga Desa Bukit Harapan

"Cengkeh itu dijemur di lapangan, dijemur di tiga tenda. Kalau digabung itu ada sekitar tiga sampai empat karung," terang Ashar. 

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Muslimin Emba
Kloase TRIBUN-TIMUR.COM
Barang bukti badik diduga milik pelaku pencurian dan cengkeh yang berkurang milik warga Desa Bukit Harapan Bulukumba. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Warga Desa Bukit Harapan, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, diresahkan pelaku pencurian cengkeh

Pasalnya, pencurian cengkeh kembali terjadi, Kamis (1/9/2022) dini hari. 

Sebelumnya, aksi pencurian seperti ternak hingga motor juga meresahkan warga setempat. 

Warga Desa Bukit Harapan, Ashar, menjelaskan, cengkeh yang dicuri tersebut adalah cengkeh kering. 

Cengkeh itu dicuri saat dijemur di Lapangan Andi Loji, di Dusun Bontonyeleng, Desa Bukit Harapan.

"Cengkeh itu dijemur di lapangan, dijemur di tiga tenda. Kalau digabung itu ada sekitar tiga sampai empat karung," terang Ashar. 

Di lokasi kejadian, ada satu badik yang ditemukan oleh warga. 

Badik tersebut diduga milik pelaku yang terjatuh saat pelaku melakukan aksinya. 

Badik itu dalam keadaan telah terhunus, tergelak di samping tenda penjemuran.

"Kalau dari keterangan warga, pelaku mencuri sekitar jam 2 dini hari. Karena masih ada anak-anak yang nongkrong, tidak jauh dari lapangan," lanjutnya. 

Cengkeh itu diduga dinaikkan ke atas mobil di wilayah perkuburan tak jauh dari lokasi. 

Itu ditandai karena adanya bekas ban mobil di lokasi itu. 

Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bukit Harapan, Baso Marewa, juga membenarkan kejadian itu. 

Menurut Baso, BPD sebelumnya telah mengusulkan pengaktifan pos ronda, namun belum ditindaklanjuti oleh pemerintah desa. 

"Pernah diusulkan dari BPD, dari aspirasi mayarakat setempat untuk pos ronda agar diaktifkan kembali. Sudah ada infrastruktur, tapi mungkin belum dimaksimalkan," singkat Baso Marewa.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved