Rusia vs Ukraina

Kerja Santai Target Tetap Dihancurkan, Inilah Cara Pasukan Rusia Bertempur

Dengan mengoperasikan drone, tentara Rusia menyelamatkan ladang warga sipil dari serangan artileri musuh.

Penulis: Desi T Aswan | Editor: Saldy Irawan

TRIBUN-TIMUR.COM- Pasukan Rusia tetap fokus melakukan misi penyerangan tanpa henti.

Seperti yang terjadi dalam video yang diunggah pada akun Telegram, Jumat (26/8/2022).

Penyerangan dilakukan dengan santai, meski Pasukan Ukraina juga memberikan tembakan artileri dari posisi mereka.

Dengan mengoperasikan drone, tentara Rusia menyelamatkan ladang warga sipil dari serangan artileri musuh.

Mereka juga menghancurkan musuh di sebelah barat desa Peski.

Pekerjaan artileri pada posisi Angkatan Bersenjata Ukraina di sebelah barat desa Peski dilakukan dengan santai dan sambil duduk.

Tembakan artileri disesuaikan menggunakan drone yang dikendalikan.

Untuk diketahui, invasi Rusia ke Ukraina akan semakin masif. Presiden Vladimir Putin sudah menyetujui dekrit untuk meningkatkan jumlah tentara yang ditempatkan di Ukraina dari 1,9 juta menjadi 2,04 juta tentara, Kamis (26/8/2022).

Vladimir Putin mengambil keputusan tersebut setelah bulan lalu Direktur Badan Intelijen AS (CIA), William Burns mengatakan ada 15.000 tentara Rusia yang tewas selama menggelar operasi militer di Ukraina.

Tak hanya itu, upaya Ukraina pun terus dimaksimalkan terlebih dengan bantuan senjata yang dikirimkan dari negara barat. 

Norwegia dan Inggris bekerja sama untuk memberikan bantuan persenjataan berupa ratusan mikro-drone Black Hornet kepada Ukraina.

Kementerian Pertahanan Norwegia pada Rabu (24/8/2022) lalu, mengumumkan Inggris akan membeli drone mikro Black Hornet untuk membantu Ukraina melawan Rusia.

Bantuan mikro-drone itu bernilai sekitar 90 juta kroner Norwegia atau sekira $9,1 juta (Rp134,8 miliar).

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved